TRIBUNKALTENG.COM - Kabar Liga Italia, Napoli dan AS Roma bersaing dengan Juventus untuk mendapatkan bek kiri yang menjanjikan.
Niccolo Fortini bisa menjadi pemain berikutnya yang pindah dari Fiorentina ke Juventus, meskipun Bianconeri menghadapi persaingan yang signifikan untuk mendapatkan tanda tangannya.
Bek kiri ini telah muncul sebagai salah satu pemain paling mengesankan di posisinya di Serie A Liga Italia musim ini, menarik perhatian dari beberapa klub top di liga.
Baca juga: Hasil Transfer Pemain, Inter Milan Dapatkan Pemain Veteran Milik PSV Eindhoven
Baca juga: Kabar Transfer Pemain, Juventus Patah Hati Usai Bomber Atletico Madrid Ogah Balik ke Turin
Baca juga: Bursa Transfer Pemain, AS Roma Naikan Tawaran Demi Rekrut Bek Sayap Milik Wolves
Juventus telah memantau Fortini dengan cermat dan merasa terdorong oleh perkembangan dan kematangannya yang konsisten di lapangan.
Penampilannya menunjukkan bahwa ia memiliki kemampuan teknis, kesadaran taktis, dan ketenangan yang dibutuhkan untuk sukses di level tertinggi.
Akibatnya, Si Nyonya Tua mempertimbangkan untuk melakukan pendekatan resmi dalam waktu dekat karena mereka ingin memperkuat opsi mereka di sisi kiri pertahanan.
Meningkatnya minat dari para pesaing domestik
Juventus bukan satu-satunya klub yang mengagumi bek muda tersebut.
Napoli dan AS Roma juga mengidentifikasi Fortini sebagai pemain dengan potensi besar.
Kedua klub tersebut telah memantau perkembangannya sepanjang musim ini dan memiliki keyakinan bahwa ia dapat segera membuktikan dirinya sebagai bek kiri terbaik di Serie A.
Dengan pertimbangan tersebut, Napoli dan Roma sangat ingin membawanya masuk ke dalam skuad mereka dan memungkinkannya untuk melanjutkan perkembangannya di bawah bimbingan mereka.
Ketertarikan mereka menambah kompleksitas situasi dan memastikan bahwa setiap upaya untuk mendapatkan Fortini akan sangat kompetitif.
Masing-masing klub memandangnya sebagai investasi jangka panjang dan pemain yang mampu menjadi figur kunci di masa depan.
Keputusan penting bagi seorang talenta muda.
Meningkatnya perhatian yang diterima Fortini berarti ia kini dihadapkan pada keputusan penting mengenai tahap selanjutnya dalam kariernya.
Di usia 19 tahun, ia masih memiliki ruang yang cukup besar untuk berkembang, dan memilih lingkungan yang tepat akan sangat penting untuk memaksimalkan potensinya.
Waktu bermain reguler, stabilitas kepelatihan, dan perencanaan jangka panjang adalah semua faktor yang akan memengaruhi pilihannya.
Bagi Juventus, Fortini merupakan pemain yang berpotensi menjadi pilihan utama jika bergabung dengan klub dan terus menunjukkan peningkatan performa.
Namun, dengan Napoli dan AS Roma juga siap menawarkan peran penting kepadanya, persaingan untuk mendapatkan jasanya diperkirakan akan semakin ketat.
Beberapa bulan mendatang dapat menjadi penentu ke mana bek kiri yang menjanjikan ini akan melangkah selanjutnya.
Roma sedang mempersiapkan upaya baru untuk merekrut David Moller Wolfe dari Wolves setelah tawaran pertama mereka ditolak oleh klub Liga Inggris tersebut.
Giallorossi siap meningkatkan tawaran mereka dalam upaya untuk mencapai terobosan sebelum jendela transfer Januari ditutup.
Tawaran resmi awal dari AS Roma pada sang pemain ialah sebesar 8 juta euro ditolak oleh Wolves.
Yang mana Wolves menginginkan angka yang lebih mendekati 20 juta euro untuk Wolfe.
Direktur olahraga Ricky Massara kini berencana untuk kembali dengan proposal yang lebih baik.
Kemungkinan menaikkan nilai pokok sekitar 2 juta euro untuk mencapai angka dua digit.
Klub Italia tersebut sangat bergantung pada keinginan bek sayap Norwegia itu untuk pindah ke ibu kota.
Wolfe telah menerima tujuan tersebut dan AS Roma berharap kesediaannya untuk meninggalkan tim yang saat ini berjuang di dasar klasemen Liga Inggris.
Hal tersebut tentu saja akan memaksa Wolves untuk menurunkan tuntutan finansial mereka yang signifikan.
Keberhasilan operasi ini masih bergantung pada pergerakan lainnya antara kedua belah pihalk.
Hal tersebut dikarenakan kedatangan Wolfe kemungkinan akan memberikan lampu hijau bagi Kostas Tsimikas untuk mengakhiri masa baktinya di Roma dan kembali ke Liverpool.
Terutama dengan Nottingham Forest menunggu di belakang layar untuk mendapatkan bek asal Yunani tersebut.
Joshua Zirkzee dilaporkan masih berpeluang meninggalkan Manchester United sebelum jendela transfer Januari berakhir.
Apalagi dengan Roma dan sejumlah klub lain juga ikut dalam persaingan untuk mendapatkan pemain tersebut.
Pemain internasional Belanda ini kesulitan menunjukkan performa terbaiknya untuk juara Inggris 20 kali itu sejak tiba dari Bologna pada musim panas 2024.
Joshua Zirkzee hanya mencetak sembilan gol dan empat assist dalam 65 penampilan di semua kompetisi.
Pada musim 2025/2026 merupakan musim yang sulit bagi Zirkzee, dengan sang penyerang hanya mencetak dua gol dalam 16 penampilan untuk Setan Merah.
Bukan hanya itu, sang pemain juga hanya bisa memberikan satu assist.
Sekedar informasi, pemain berusia 24 tahun itu memiliki kontrak di Old Trafford hingga Juni 2029.
Ya dengan opsi perpanjangan satu tahun lagi, tetapi sulit untuk melihat masa depan jangka panjang bagi penyerang tersebut di Manchester.
Terdapat dugaan bahwa kepergian Ruben Amorim sebagai pelatih kepala telah mengakhiri peluang Zirkze untuk meninggalkan Old Trafford bulan ini.
Zirkzee 'masih bisa' meninggalkan Man United sebelum jendela transfer Januari ditutup
Namun, menurut berbagai sumber, masih ada kemungkinan pemain asal Belanda itu pindah klub sebelum jendela transfer Januari berakhir.
AS Roma tetap tertarik pada Zirkzee, tetapi sejumlah klub lain juga menunjukkan minat, dan keputusan akhir diharapkan "segera".
AS Roma dan beberapa klub lain masih bersaing untuk mendapatkan Joshua Zirkzee.
Penyelidikan konkret untuk kesepakatan pinjaman telah dilakukan.
MUFC Keputusan akhir diharapkan segera, karena Zirkzee juga ingin mendapatkan kejelasan.
Zirkzee baru-baru ini mengalami cedera ringan, tetapi seharusnya sudah pulih sepenuhnya paling lambat minggu depan.
Sang pemain sekali lagi akan absen membela Manchester United akhir pekan ini, saat Setan Merah bertandang ke Stadion Emirates untuk menghadapi Arsenal.
Akankah Man United mendatangkan pengganti untuk Zirkzee?
Kepergian Zirkzee berarti Manchester United akan kekurangan satu pemain di lini depan.
Akan tetapi Setan Merah hanya perlu fokus pada Liga Premier untuk sisa musim ini, dan pelatih kepala Michael Carrick memiliki sejumlah opsi di lini tengah.
Memang, Bryan Mbeumo memulai pertandingan sebagai penyerang tengah melawan Manchester City pada laga terakhir.
Pemain asal Afrika tersebut tampil cemerlang di posisi tersebut, sementara Benjamin Sesko dicadangkan meskipun telah mencetak tiga gol dalam dua penampilan terakhirnya untuk klub.
Matheus Cunha juga bisa tampil di area tersebut, sementara Carrick juga memiliki Amad Diallo, Bruno Fernandes, Patrick Dorgu, Mason Mount, dan Shea Lacey sebagai pilihan penyerang.
Akibatnya, sulit untuk melihat di mana Zirkzee akan cocok, tetapi pengganti pemain Belanda itu sepertinya tidak akan dibutuhkan bulan ini, karena tim sudah memiliki pemain yang mumpuni di lini serang.