Polres Bireuen Gotong Royong Bersihkan Lumpur di Poskesdes Cot Mee Pascabanjir
January 28, 2026 04:54 PM

 

PROHABA.CO, BIREUEN –  Kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Bireuen.

Puluhan personel Polres Bireuen melakukan gotong royong membersihkan endapan lumpur di lingkungan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Cot Mee, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Selasa (27/1/2026). 

Aksi sosial tersebut menjadi bukti keseriusan Polri dilaksanakan di Dusun Tgk Dilipah, Desa Cot Mee, yang sebelumnya terdampak banjir hidrometeorologi.

Pembersihan dilakukan di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan gampong, meliputi halaman Poskesdes, Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), serta rumah Bidan Desa yang berada dalam satu kawasan.

Poskesdes Cot Mee merupakan pusat pelayanan kesehatan dasar masyarakat, khususnya bagi ibu hamil dan layanan kesehatan umum, sementara Posyandu ILP melayani kesehatan balita, remaja, dan lansia.

Kegiatan ini dikoordinir oleh Kabag SDM Polres Bireuen Kompol Irvansyah, dengan Ketua Tim AKP M Tahar, S.H.

Puluhan personel Polres Bireuen dikerahkan dengan membawa peralatan seperti gerobak dorong, cangkul, dan sekop untuk mengangkat endapan lumpur yang cukup tebal akibat banjir.

Baca juga: Endapan Lumpur Tebal Bikin Empat Puskesmas di Bireuen Belum Beroperasi

Bidan Gampong Cot Mee, Sri Wahyuni, A.Md.Kep. (32), menjelaskan bahwa saat banjir melanda, air sempat merendam Poskesdes dan Posyandu hingga setinggi satu meter.

Banjir tersebut meninggalkan endapan lumpur lebih dari 70 sentimeter di halaman dan sekitar bangunan fasilitas kesehatan.

“Untuk bagian dalam ruangan sudah dibersihkan oleh warga dan relawan.

Namun masih banyak peralatan dan perlengkapan kesehatan yang rusak dan belum tertata.

Kehadiran personel Polres Bireuen sangat membantu kami mempercepat proses pemulihan,” ujar Sri Wahyuni.

Ia menambahkan, sebelum banjir terjadi, pelayanan kesehatan di Gampong Cot Mee berjalan dengan baik.

Tingkat kesadaran masyarakat, khususnya ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, tergolong tinggi.

Pelayanan kesehatan balita, remaja, dan lansia juga rutin dilakukan melalui Posyandu ILP setiap bulan dengan pendampingan dari tim Puskesmas.

Terkait kondisi kesehatan anak, Sri Wahyuni menyebutkan bahwa di Desa Cot Mee hanya terdapat masing-masing satu anak dengan status stunting dan gizi lemah.

Baca juga: Pemerintah Aceh Kerahkan Lima Alat Berat Bersihkan Sekolah di Tamiang

“Faktor utamanya lebih kepada pola makan, bukan keterbatasan layanan.

Karena itu, pemulihan fasilitas kesehatan, kebersihan lingkungan, dan edukasi gizi pascabanjir menjadi sangat penting,” katanya.

Sementara itu, Keuchik Gampong Cot Mee, Muhammad Zubir (34), menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Bireuen atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat desanya.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polres Bireuen dan seluruh jajarannya yang telah membantu membersihkan lumpur di lingkungan Poskesdes, Posyandu, dan rumah Bidan Desa.

Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan gotong royong tersebut tidak hanya berdampak pada pemulihan fasilitas kesehatan, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan, mencegah penyakit pascabanjir, serta mendukung upaya pencegahan stunting melalui pelayanan kesehatan yang kembali optimal.

Kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam situasi darurat ini menjadi wujud nyata semangat Polri Presisi, yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga mengedepankan kepedulian, empati, dan pengabdian bagi kesehatan serta kesejahteraan masyarakat.

 (SerambiNews.com/Yusmandin Idris)

Baca juga: Mahasiswi di Gayungan Surabaya Tikam dan Aniaya Pacar di Kos hingga Luka Parah Dipicu Cemburu

Baca juga: Pemerintah Aceh Kerahkan 4.000 ASN ke Daerah Terdampak Banjir untuk Bersihkan Sekolah

Baca juga: BPJN Aceh Bersihkan Sisa Material Banjir Bandang di Lampahan, Bener Meriah

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.