SURYA.co.id Surabaya - Persebaya Surabaya menatap laga pekan ke-19 Super League 2025/2026 dengan optimisme tinggi. Setelah menumbangkan PSIM Yogyakarta 3-0 di Bantul, Bajol Ijo kini siap tempur menjamu Dewa United di Gelora Bung Tomo, Minggu (1/2/2026).
Kemenangan beruntun, kondisi tim yang semakin solid, serta kembalinya Bruno Moreira menjadi modal penting menghadapi lawan yang baru saja menaklukkan Arema FC.
Bernardo Tavares menilai tim semakin kompak. Ia menekankan pentingnya disiplin menjalankan instruksi.
Pedro Matos debut apik di laga tersebut. Ia menegaskan kesiapan menghadapi Dewa United.
Dewa United juga datang dengan modal kemenangan setelah menumbangkan Arema FC 2-0 di Banten.
Baca juga: Daftar Harga Tiket Laga Persebaya Surabaya vs Dewa United, Mulai Rp75.000
Alex Martins mencetak dua gol dalam laga itu. Efektivitas serangan balik jadi senjata utama.
Persebaya kini berada di posisi enam klasemen. Tambahan tiga poin membawa mereka mengoleksi 31 poin.
Skuad baru memberi energi tambahan di lapangan. Pedro Matos, Bruno Paraíba, dan Jefferson Silva tampil solid.
Bruno Paraíba juga langsung mencetak gol debutnya.
Baca juga: Persebaya Surabaya Gercep Perpanjang Kontrak Rivera, Lini Tengah Tetap Solid
Catatan SURYA.co.id, Pedro Matos memenangkan 86 persen duel di lini tengah.
Risto Mitrevski juga sudah kembali dari cedera. Ia memperkuat lini belakang bersama Leo Lelis.
Begitupun dengan Francisco Rivera yang baru saja memperpanjang kontrak. Ia tetap menjadi motor serangan di lini tengah.
Kabar baik datang dari lini depan. Bruno Moreira yang sempat absen kini siap dimainkan.
Sebagai kapten, Bruno membawa pengalaman dan ketajaman. Ia diharapkan menjadi pembeda saat melawan Dewa United.
Dewa United tampil impresif melawan Arema FC. Gol cepat Alex Martins menit ke-4 jadi pembuka.
Baca juga: Modal Ciamik Persebaya Surabaya Sambut Dewa United Di SGBT, Pedro Matos Tak Sabar
Ia menambah gol kedua menit ke-43. Brace itu membuat Arema tertekan sepanjang laga.
Arema sebenarnya juga lebih dominan dalam penguasaan bola. Namun penyelesaian akhir mereka kurang maksimal.
Strategi serangan balik Dewa United lebih efektif. Mereka memanfaatkan celah pertahanan lawan.
Stefano Lilipaly dan Taisei Marukawa jadi kreator serangan. Keduanya memberi variasi di lini depan.
Kemenangan ini mengangkat posisi Dewa United. Mereka kini berada di peringkat 10 klasemen.
Modal ini membuat mereka percaya diri. Namun laga di GBT akan menjadi ujian berat.
Di laga Persebaya vs Dewa United, Persebaya diprediksi menurunkan susunan terbaik.
Ernando Ari tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar. Lini belakang bakal diisi Leo Lelis dan Risto Mitrevski.
Catur Pamungkas dan Jefferson da Silva menjaga sisi sayap.
Lalu, Milos Raickovic dan Francisco Rivera mengatur tempo. Toni Firmansyah memberi keseimbangan di lini tengah.
Bruno Moreira akan kembali memimpin sebagai kapten. Ia didukung Gali Freitas dan Malik Risaldi di depan.
Dewa United juga siap dengan skuad terbaik. Sonny Ricardo menjaga gawang sebagai kiper utama.
Brian Fatari dan Moh Edo Febriansah di lini belakang. Nick Anna Maria dan Ridzjar Nurviat memperkuat pertahanan.
Alexis Nahuel dan Ricki Kambuaya di lini tengah. Theo Numberi memberi keseimbangan permainan.
Alex Martins jadi ujung tombak serangan. Ia didukung Stefano Lilipaly dan Taisei Marukawa.
Pertarungan kedua tim diprediksi sengit. Bruno Moreira jadi senjata utama Bajol Ijo, Alex Martins ancaman Dewa United.
Persebaya Surabaya: Ernando Ari (GK), Leo Lelis, Risto Mitrevski, Catur Pamungkas, Jefferson da Silva, Toni Firmansyah, Milos Raickovic, Francisco Rivera, Bruno Moreira (C), Gali Freitas, Malik Risaldi.
Dewa United: Sonny Ricardo, Brian Fatari, Moh Edo Febriansah,Nick Anna Maria, Ridzjar Nurviat, Alexis Nahuel, Ricki Kambuaya, Theo Numberi, Alex Martin Ferreira,Stefano Lilipaly, Taisei Marukawa