Roti Sourdough: Kandungan Gizi dan Manfaat Pencernaan
Info Gizi January 28, 2026 07:00 PM
Roti sourdough semakin diminati karena proses fermentasinya yang unik. Selain rasa asam yang khas, roti ini dianggap menawarkan kandungan gizi dan manfaat pencernaan yang berbeda dari roti biasa. Artikel ini mengulas kandungan gizi serta kontribusi roti sourdough untuk kesehatan saluran cerna.

Apa Itu Roti Sourdough?

Roti sourdough dibuat melalui fermentasi alami menggunakan adonan starter campuran tepung dan air yang 'dibiarkan' selama beberapa waktu hingga mengandung mikroorganisme seperti ragi liar dan bakteri asam laktat. Proses fermentasi ini memberi sourdough aroma, tekstur, dan citarasa yang khas serta membuatnya berbeda dari roti komersial yang biasanya menggunakan ragi instan. Menurut Lea Ribet dkk dalam Nutritional benefits of sourdoughs, fermentasi alami ini juga memengaruhi profil nutrisi sourdough.

Kandungan Gizi Roti Sourdough

Komposisi Nutrisi Utama

Roti sourdough kaya akan karbohidrat kompleks sebagai sumber energi, serta mengandung protein, vitamin B, dan mineral penting seperti zinc dan magnesium. Selain itu, sourdough juga menjadi sumber serat makanan dan antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari stres oksidatif. Proses fermentasi membuat nutrisi-nutrisi tersebut lebih mudah diserap oleh tubuh.

Perbandingan dengan Roti Biasa

Jika dibandingkan dengan roti putih biasa, sourdough memiliki keunggulan pada ketersediaan nutrisinya. Fermentasi alami mengurangi kandungan asam fitat sehingga mineral seperti zat besi dan magnesium lebih optimal diserap. Sementara itu, roti biasa umumnya tidak mengalami perubahan signifikan pada nilai gizinya saat diproses.

Manfaat Roti Sourdough untuk Pencernaan

Proses Fermentasi dan Dampaknya

Fermentasi asam laktat pada sourdough tidak hanya menghasilkan rasa asam, tetapi juga memecah gluten sebagian dan membuat roti lebih mudah dicerna. Menurut Healthline, selain memperkaya cita rasa, proses ini membantu tubuh dalam memanfaatkan kandungan gizi dengan lebih baik.

Potensi untuk Kesehatan Usus

Menurut Lea Ribet dkk kehadiran bakteri baik dari fermentasi dapat mendukung keseimbangan mikrobiota usus. Efek prebiotik dari sourdough membantu bakteri baik berkembang, sehingga berpotensi memperbaiki fungsi pencernaan dan daya tahan tubuh.

Siapa yang Cocok Mengonsumsi Sourdough?

Roti ini bisa menjadi pilihan bagi orang dengan sensitivitas gluten ringan, karena proses fermentasinya sudah mengurangi kadar gluten. Selain itu, sourdough layak dipertimbangkan sebagai opsi sehat bagi segala usia yang ingin menjaga kesehatan pencernaan.

Kesimpulan

Roti sourdough menawarkan kandungan gizi lengkap dengan manfaat pencernaan, berkat proses fermentasi alami. Konsumsi sourdough secara rutin dapat menjadi strategi efektif untuk mendukung fungsi pencernaan sekaligus menambah variasi sumber serat dan antioksidan dalam pola makan. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, roti ini cocok untuk berbagai kelompok usia dan dapat menjadi bagian dari pola makan sehat sehari-hari.
(Reviewed by Sari Khairinisa S.Gz)
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.