Peran Pangan Hewani dalam Pertumbuhan Balita: Kunci Pencegahan Stunting
Info Gizi January 28, 2026 07:00 PM
Pangan hewani memberikan kontribusi penting bagi tumbuh kembang balita di masa awal kehidupannya. Asupan yang cukup dari sumber protein hewani dapat membantu mencegah masalah pertumbuhan, termasuk risiko stunting. Artikel ini mengulas peran pangan hewani dalam pertumbuhan balita.

Mengapa Pangan Hewani Penting untuk Pertumbuhan Balita?

Pangan hewani mengandung protein, lemak, vitamin, dan mineral yang berperan langsung terhadap proses tumbuh kembang anak. Menurut Asfiyatus Sholikhah dkk dalam Peranan Protein Hewani dalam Mencegah Stunting pada Anak Balita, asupan yang cukup sangat diperlukan agar pertumbuhan tinggi dan berat badan balita berjalan baik.

Kandungan Nutrisi Unik pada Pangan Hewani

Daging, telur, ikan, dan susu menawarkan asupan protein lengkap serta vitamin seperti B12 dan zat besi. Kandungan nutrisinya tidak mudah digantikan dengan makanan nabati, sehingga penting dimasukkan dalam menu balita.

Dampak Kekurangan Protein Hewani pada Balita

Kurangnya asupan protein hewani dapat menghambat pertumbuhan linear dan perkembangan otak balita. Dalam jangka panjang, anak rentan terserang penyakit infeksi dan kekurangan energi.

Protein Hewani dan Pencegahan Stunting pada Anak

Pencegahan stunting tidak terlepas dari peran pangan hewani dalam memenuhi kebutuhan protein tubuh. Anak yang mendapat cukup protein memiliki peluang lebih besar tumbuh sesuai usia.

Mekanisme Protein Hewani dalam Mendukung Pertumbuhan Optimal

Protein hewani membantu proses perbaikan sel tubuh, pembentukan jaringan otot, dan perkembangan sistem saraf. Ini berpengaruh langsung terhadap kualitas tumbuh kembang balita.

Hubungan Konsumsi Pangan Hewani dan Risiko Stunting

Sejumlah data dalam jurnal Asfiyatus Sholikhah dkk menunjukkan anak yang rajin konsumsi pangan hewani cenderung memiliki risiko stunting lebih rendah. Konsumsi teratur penting untuk mendukung pertumbuhan optimal.

Rekomendasi Asupan Pangan Hewani untuk Balita

Pemberian pangan hewani sebaiknya disesuaikan kebutuhan dan usia balita. Menu yang tepat bisa meningkatkan nafsu makan sekaligus menjaga kesehatan pencernaan.

Jenis Pangan Hewani yang Disarankan

Beberapa pilihan sumber protein hewani, misalnya:
  • Daging ayam dan sapi tanpa lemak
  • Telur
  • Ikan seperti salmon atau nila
  • Susu dan produk olahan

Tips Pemberian Pangan Hewani pada Balita

Sajikan bahan makanan dalam porsi kecil namun sering. Lakukan variasi menu agar balita tidak mudah bosan dan tetap mendapat nutrisi lengkap. Seperti diungkapkan dalam jurnal Asfiyatus Sholikhah dkk, protein hewani berperan penting dalam pertumbuhan anak dan pencegahan stunting.

Kesimpulan: Pangan Hewani sebagai Investasi Kesehatan Balita

Menyusun pola makan balita dengan cukup pangan hewani adalah strategi utama dalam mendukung pertumbuhan tinggi dan berat badan mereka. Dengan asupan yang memadai, risiko stunting pun dapat ditekan sejak dini. Peran pangan hewani tidak hanya membangun fondasi fisik yang kuat, tetapi juga mendongkrak perkembangan kognitif sehingga anak siap menghadapi masa depan.
(Reviewed by Sari Khairinisa S.Gz)
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.