TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) mulai memetakan arah pembangunan untuk tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik yang digelar di lantai tiga Kantor Bupati, Rabu 28 Januari 2026.
Wakil Bupati (Wabup) Fredy Tuda membuka langsung agenda strategis ini.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 yang mengatur tentang tata cara perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah.
Forum ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan ruang terbuka bagi pemerintah untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Wabup Fredy Tuda menekankan kunci keberhasilan pembangunan adalah sinergi.
"Saya mengajak semua pihak untuk memberikan masukan agar perencanaan yang disusun benar-benar tepat sasaran dan mampu menyentuh kepentingan warga secara luas," ujarnya.
Aspirasi yang terjaring dalam forum ini nantinya akan diselaraskan dengan prioritas daerah demi mewujudkan visi besar Kabupaten Mitra.
Antusiasme terlihat dari beragamnya peserta yang hadir, mulai dari jajaran DPRD, Forkopimda, hingga perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pelaku usaha.
Kehadiran akademisi dari Unsrat seperti Prof Zetly Tamod, bersama tim Bappeda Sulut sebagai narasumber menambah bobot diskusi dengan perspektif ilmiah dan kebijakan makro.
Melalui forum ini, Pemkab Mitra berharap dokumen RKPD 2027 yang dihasilkan mampu menjadi solusi nyata atas tantangan pembangunan di masa depan sekaligus mencerminkan wajah harapan masyarakat Mitra. (Nie)