Analis Beberkan Penyebab IHSG Merosot 7 Persen
kumparanBISNIS January 28, 2026 09:19 PM
Analis merespons Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok sampai 7 persen. Pada pukul 11.28 WIB, IHSG merosot 652,773 poin atau 7,27 persen ke 8.327,456.
Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nicodemus, menilai sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI) menjadi faktor utama yang memberatkan pasar karena memicu keraguan investor global terhadap Indonesia.
"Sentimen mengenai MSCI mungkin menjadi salah satu sentimen yang memberatkan pasar, karena adanya ketidakpercayaan investor global terhadap pasar Indonesia," ucap Maximilianus kepada kumparan, Rabu (28/1).
MSCI resmi memberlakukan perlakuan sementara terhadap pasar saham Indonesia dengan membekukan sejumlah perubahan dalam proses rebalancing indeks. Kebijakan ini diumumkan pada Selasa (27/1) dan akan berlaku termasuk pada indeks review Februari 2026.
Dalam kebijakan itu, MSCI membekukan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), menghentikan penambahan konstituen baru ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI), serta membekukan perpindahan naik antar segmen ukuran indeks, termasuk dari Small Cap ke Standard.
Perlakuan ini bertujuan untuk mengurangi risiko perputaran indeks dan risiko investasi, sekaligus memberikan waktu bagi otoritas pasar terkait untuk memberikan peningkatan transparansi yang berarti.
Maximilianus yang disoroti adalah kurangnya transparansi dari kepemilikan saham saat ini, berpotensi membuat perdagangan yang terkoordinasi sehingga membuat harga menjadi tidak wajar.
"Hal ini yang kami lihat, menjadi perhatian seluruh regulator terkait hal ini karena apabila kita tidak segera melakukan sesuatu, maka investor global akan semakin pergi meninggalkan Indonesia, karena MSCI siap untuk menurunkan Indonesia menjadi Frontier Market yang itu artinya investor global semakin yakin untuk pergi meninggalkan kita," ujar Maximilianus.
Sejalan dengan itu, Analis Panin Sekuritas, Cliff Nathaniel, menyebut pelemahan IHSG merupakan respons pasar terhadap kajian MSCI terkait rencana revisi penilaian free float saham-saham Indonesia.
"Pelemahan IHSG pada perdagangan pagi ini terjadi seiring respons negatif pasar terhadap kajian MSCI terkait rencana revisi penilaian free float saham-saham Indonesia," kata Cliff.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.