TRIBUNWOW.COM - Inilah sosok Koldo Obieta, pemain baru Borneo FC eks Liga India yang sempat diincar Semen Padang di awal paruh musim.
Koldo Obieta merupakan striker berkebangsaan Spanyol, terakhir ia bermian untuk klub Liga Super India, Kerala Blasters dan telah mengakhiri kontrak pada 24 Januari 2026 lalu.
Dilansir TribunWow.com, Koldo Obieta telah resmi diperkenalkan oleh Borneo FC di akun Instagram klub, Rabu (28/1/12026).
"Welcome Koldo Obieta
Borneo FC Samarinda Menambah Amunisi di Lini Serang dengan Datangkan Goal Getter Asal Spanyol @koldo.obi! KASIH MANYALA," tulis akun @borenofc.id.
Unggahan itu disambut berbagai komentar positif Pusamania, fans Borneo FC pada kolom komentar akun instagram klub tersebut. Komentar tersebut di antaranya :
"pemain top ini," tulis akun @ryan87ra.
"Wihh semakin menyala Borneo," tulis akun @yuy.nuyuy.
"welcomeeee," tulis akun @borneofcnews.
"punya juga kita top score di liga sebelumnya," tulis akun @muhmtrmadhan.
Baca juga: Rekap Transfer Terkini Super League 2025: Arema Resmikan Striker Samba, Borneo Gaet Koldo Obieta
Pada awal Januari 2026, pemain asal Spanyol ini pernah menjadi target Semen Padang, klub yang berada di posisi kedua dari bawah klasemen.
Kabar bahwa Koldo Obieta masuk dalam daftar target pemain Semen Padang diungkapkan oleh akun Instagram @transfernews__ft pada Jumat (9/1/2026).
"RUMOR
Semen Padang FC , Kabarnya tertarik untuk mendatangkan striker asing asal Spanyol, yakni ; Koldo Obieta (32) pada bursa transfer paruh musim BRI Super League Indonesia 2025/26.
Koldo Obieta sebelumnya bermain untuk Kerala Blasters FC India (1tier), dan telah mencatatkan 3 Gol, dalam 3 pertandingan.
Semoga ini terjadi," tulis akun @transfernews__ft.
Saat itu juga tengah terjadi polemik seputar Liga India, tempat Koldo Obieta main.
Namun, proses rekrutmen oleh Semen Padang tak jadi kenyataan.
Borneo FC yang yang akhirnya mendapatkan pemain tersebut.
Meski demikian, Semen Padang telah berhasil melengkapi skuad pemain depan asing mereka, bahkan pengumuman rekrutmen tersebut dilakukan lebih awal daripada pengumuman yang dibuat Borneo FC.
Dikutip dari Transfermarkt, Koldo Obieta Alberdi lahir pada 8 Oktober 1993 di Guernica, Spanyol.
Koldo Obieta merupakan pemain sepak bola profesional yang bermain sebagai penyerang tengah dan kini telah bergabung dengan Borneo FC.
Kariernya dimulai dari akademi klub kampung halamannya, Gernika, dan membuat debut tim utama pada musim 2011-2012, sebelum hengkang pada 2015 setelah membantu klub promosi dari Tercera División.
Pada Juli 2015, pemain dengan tinggi badan 1,87 m ini bergabung dengan Zamudio dan mencetak 17 gol dalam satu musim sambil membawa klub naik kelas.
Kemudian, ia pindah ke Amorebieta pada Juli 2016. Setelah bermain satu musim di sana, ia gabung dengan tim anak buah SD Eibar, CD Vitoria, pada Juli 2017, sebelum bergeser ke Tudelano pada Juli 2019.
Pada Juli 2020, Koldo Obieta kembali ke Amorebieta dan berkontribusi dengan empat gol untuk membawa klub promosi ke Segunda División pertama kalinya dalam sejarah, sekaligus membuat debut profesional pada usia 27 tahun pada Agustus 2021.
Pada Juni 2022, ia merambah liga Polandia dengan klub Miedź Legnica, sebelum pindah ke Alcorcón pada Juli 2023 dan kemudian ke Real Unión pada Juli 2024.
Pada Oktober 2025, pemain dengan harga pasar Rp 2,61 miliar ini resmi bergabung dengan Kerala Blasters di Liga Super India dan langsung menunjukkan performa impresif dengan mencetak 3 gol dalam 3 laga pada Super Cup 2025/2026.
Bahkan, Koldo Obieta meraih gelar Golden Boot turnamen tersebut.
Sepanjang kariernya, ia telah mencatat 298 pertandingan, 53 gol, 13 asist, 49 kartu kuning, dan 17.623 menit bermain.
Profil Koldo Obieta
Nama lengkap : Koldo Obieta Alberdi
Tanggal lahir / umur : 8 Okt 1993 (32)
Tempat kelahiran : Gernika, Spanyol
Tinggi : 1,87 m
Kewarganegaraan : Spanyol
Posisi : Penyerang - Depan - Tengah
Kaki dominan : kanan
Klub saat ini : Borneo FC
Bergabung : 28 Januari 2026
Kontrak berakhir : -
Harga pasar : Rp 2,61 miliar
Statistik berdasarkan klub
SD Amorebieta : 103 pertandingan, 24 gol, 7 asist, 12 akrtu kuning, 6.284 menit bermain.
SD Eibar B : 62 pertandingan, 9 gol, 2 asist, 4.352 menit bermain.
Real Union : 34 pertandingan, 4 gol, 3 asist, 5 kartu kuning, 1.859 menit bermain.
CD Tudelano : 33 pertandingan, 6 gol, 0 asist, 5 kartu kuning, 2.339 menit bermain.
Miedz Legnica : 31 pertandingan, 3 gol, 1 asist, 5 kartu kuning, 1.337 menit bermain.
AD Alcorcon : 31 pertandingan, 1 gol, 0 asist, 4 kartu kuning, 1.078 menit bermain.
Kerala Blasters : 3 pertandingan, 3 gol, 0 asist, 244 menit bermain.
M.Legnica II : 1 pertandingan, 3 gol, 0 asist, 90 menit bermain.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Ratna Desti Astuti)