Rekomendasi Kuliner Legend di Kota Solo, Kafe Es Setabelan yang Jualan Sejak 1950
January 28, 2026 09:29 PM

 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kota Solo tak pernah kehabisan cerita soal kuliner legendaris. Selain hidangan berat seperti tengkleng atau timlo, Solo juga menyimpan tempat minum tradisional yang telah bertahan lintas generasi.

Salah satunya adalah Kafe Es Setabelan, sebuah warung minuman sederhana yang berada di Kelurahan Setabelan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.

Kafe Es Setabelan beralamat di Jalan Abdul Muis Nomor 90, lokasinya cukup mudah ditemukan. 

Dari warung Timlo Sastro, pengunjung bisa berjalan ke arah utara sekitar 230 meter atau menuju ke arah SMA Negeri 2 Kota Solo.

Warung ini berada di sisi timur jalan dengan penanda berupa MMT berwarna biru bertuliskan merah “Kafe Es Setabelan”.

Meski tampak sederhana, tempat ini menyimpan sejarah panjang.

Konon, Kafe Es Setabelan sudah berdiri sejak tahun 1950 dan tidak pernah berpindah lokasi. 

Warung ini dikelola oleh dua kakak-beradik perempuan paruh baya, Harianti (82) dan Widiastuti (72).

“Warung ini sudah ada lebih dari 50 tahun. Dari dulu di sini tidak pernah pindah,” ujar Harianti.

Menariknya, kafe es legendaris ini juga pernah dikunjungi Menteri BUMN Erick Thohir di sela-sela persiapan pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, menambah nilai historis sekaligus popularitas tempat ini.

Baca juga: Sejarah Ayam Kremes, Lahir dari Dapur Rumah Makan di Kalasan, Kini jadi Kuliner Populer di Solo

Dari segi tempat, Kafe Es Setabelan bisa dibilang sangat minimalis. Area jualan memanfaatkan salah satu bagian rumah, tepatnya ruang garasi berukuran kurang lebih 4 x 5 meter.

Meski kecil, suasananya terasa hangat dan penuh nostalgia.

Soal menu, Kafe Es Setabelan menawarkan beragam minuman tradisional dengan harga ramah di kantong. Hampir semua minuman dibanderol Rp 12 ribu, kecuali es teh yang hanya Rp 3 ribu. Dua menu yang paling direkomendasikan adalah es coklat dan es coklat roti.

Bahan coklat disimpan dalam toples kaca dan terlihat kental. Namun saat disajikan, rasanya tidak enek dan justru nyaman di tenggorokan. Perpaduan rasa pahit dan manisnya terasa seimbang dan unik. Minuman ini disajikan dengan es gosrok, yang bahkan masih digosrok sendiri secara manual oleh Harianti menggunakan es batu balok kecil.

Jika memesan es coklat roti, pengunjung akan mendapatkan isian lengkap berupa potongan roti berbentuk dadu, kolang-kaling kuning, dawet, serta cincau hitam. Perpaduan tekstur dan rasa membuat minuman ini semakin istimewa.

Selain minuman, Kafe Es Setabelan juga menyediakan menu makanan ringan tradisional dengan harga berkisar Rp 9 ribu hingga Rp 12 ribu, seperti gado-gado, lotek, dan lotis.

Informasi Kafe Es Setabelan
Jam buka: 08.00 – 18.00 WIB

Menu Minuman:

Es buah
Es coklat
Es coklat roti
Es dawet
Es gula kelapa
Es kolak
Es kolak panili
Es kolak kacang hijau
Es kolak degan
Es kacang hijau
Es kombinasi
Es kelapa muda
Es citrun
Es mega mendung
Es nanas
Es teh
Menu Makanan:

Gado-gado
Lotek
Lotis

Bagi pencinta kuliner tradisional, Kafe Es Setabelan bukan sekadar tempat minum, melainkan saksi sejarah kuliner Solo yang tetap setia menjaga cita rasa sejak puluhan tahun lalu.

Cocok disambangi untuk melepas dahaga sekaligus menikmati suasana Solo tempo dulu.

Baca juga: Warung Bakso Sera Simo Boyolali Habiskan 300 Kelapa Muda dalam Sehari, Ada Menu Es Krim Kelapa Muda

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.