TRIBUNMANADO.CO.ID, Airmadidi - Bukit yang hijau nan indah ketika mata memandang, kini berubah.
Bukit atau Larata Hill di Desa Kinunang Kecamatan Likupang Timur, satu diantara distinasi wisata alam di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) terbakar.
Peristiwa kebakaran dan hutan (Karhutla) di Bukit atau Larata Hill, terjadi Senin (26/1/2026) sore.
Akibatnya tempat atau destinasi wisata alam hingga spot foto prewedding, hangus terbakar.
Larata Hill berjarak 44 kilometer (Km) dari ikon Kabupaten Minahasa Utara (Minut) yakni tuguh Zero Point di Sukur.
Menggunakan kendaraan bermotor, bukit Larata dapat di tempuh dalam waktu 1 jam lebih.
Dari Kota Bitung, kita dapat menempuhkan lewat Girian dimana tempat pasar tradisional berada jaraknya 34 Km memakan waktu 54 menit.
Kalau dari Terminal Tipe A Tangkoko Bitung di Manembo-Nembo Bitung, berjarak 36 Km dengan waktu tempuh 59 menit.
Menurut informasi dari Hukum Tua Kinunang Fribel Sangkilang, peristiwa kebakaran terjadi diantara pukul 16.30 Wita - 17.00 Wita hari Senin 26 Januari 2026.
"Luas area yang terbakar di perkirakan sekitar kira-kira 30 hektar," kata Hukum Tua Kinunang Fribel Sangkilang.
Pihaknya menduga, penyebab karhutla yang mengakibat lokasi atau destinasi wisata alam dengan pemandangan hijau dan hamparan alang-alang, serta Pantai Pasir Putih disebabkan karena pengunjung yang mungkin membuang puntung rokok.
Peristiwa karhutla yang menghanuskan puncak atau bukit Larata selang tahun 2025 hingga awal tahun 2026, baru kali ini terjadi.
Sementara menurut informasi dari Ketua Bumdes Kinunang Ibu Sandra Maskikit, dalam medio 10 tahun baru kali ini kejadian seperti ini.
"Kalau karhutla di dekat puncak Larata kalau tidak keliru pernah beberapa tahun yang lalu," tambah Sandra.
Dari kejadian kebakaran ini Sandra mengambil hikmah.
Pasalnya kejadian masih di bulan Januari, sehingga ia memperkirakan bulan Maret 2026 sudah tumbuh lagi dan hijau kembali bukit atau puncak Larata.
Lokasi tersebut menjadi favorit bagi warga yang hendak melangsungkan pernikahan.
Sebelum nikah, mereka datang ke bukit Larata untuk foto prewedding.
"Ada juga turis dari luar. Pengunjung datang tak menentu, kadang hari biasa dan akhir pekan," tambahnya saat bersua dengan reporter Tribun Manado Christian Wayongkere di dekat lokasi kebakaran, Rabu (28/1/2026).
Saat peristiwa kebakaran, Dinas Damkar dan Penyelamatan Minut menerjunkan dua unit armada.
Bersama warga sekitar dan manggala agni, melakukan pemadaman api dan mengantisipasi api tak sampai merembet ke pemukiman warga Desa Kinunang.
(TribunManado.co.id/Crz)