Perketat Pencegahan Karhutla, DLH Kalbar Kirim Surat Imbauan ke KPH dan Perusahaan 
January 29, 2026 12:42 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Barat memperkuat langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul meningkatnya jumlah titik api di sejumlah wilayah sejak pertengahan Januari 2026.

DLH Kalbar juga telah mengirimkan surat kepada seluruh Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) agar melakukan upaya pencegahan dini, sekaligus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah rawan kebakaran.

Selain itu, DLH Kalbar juga tengah menyiapkan surat imbauan Gubernur Kalbar kepada seluruh pelaku usaha yang memanfaatkan lahan, mulai dari perkebunan kelapa sawit skala besar, sektor pertambangan, hingga kehutanan. 

Imbauan tersebut berisi kewajiban perusahaan untuk melakukan langkah-langkah pencegahan karhutla di area operasional masing-masing.

Kepala DLH Kalbar, Adi Yani, mengatakan keterlibatan seluruh pihak menjadi kunci utama dalam menekan risiko kebakaran lahan, terutama di tengah mulai masuknya musim kering.

Baca juga: Karhutla Landa Pontianak, DPRD Imbau Warga Tak Bakar Lahan Gambut

“Kami mendorong semua pihak, baik KPH, pemerintah daerah, maupun pelaku usaha, agar aktif melakukan pencegahan sejak dini. Karhutla ini tidak bisa ditangani sendiri, harus dilakukan secara bersama-sama,” ujarnya saat ditemui usai menghadiri upacara Hut Ke-69 Pemprov Kalbar, pada 28 Januari 2026.

Di lapangan, DLH Kalbar juga mengerahkan 17 KPH, Brigade Pemadam Kebakaran, serta terus berkoordinasi dengan Manggala Agni, BPBD provinsi hingga kabupaten/kota. Dan kolaborasi , sinergi bersama TNI-Polri, serta Masyarakat Peduli Api dan Masyarakat Desa Peduli Gambut sebagai garda terdepan dalam penanganan awal kebakaran. (*)

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.