TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebanyak empat Tenaga Kerja Asing (TKA) kawasan industri nikel di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi usai bentrok pekerja, Rabu (28/1/2026).
Keempat karyawan tersebut sudah diamankan dan dibawa langsung ke Markas Kepolisian Resor (Polres).
Markas polisi tersebut berada di Jalan Dr Sam Ratulangi No 23, Kelurahan Lamokato.
Kapolres Kolaka, AKBP Yudha Widyatama Nugraha, mengatakan berdasarkan hasil mediasi antara perusahaan dan korban disepakati empat karyawan yang melakukan pengeroyokan diserahkan kepada polisi untuk dilakukan proses hukum.
"Kemudian tadi juga biaya perawatan yang dialami korban ditanggung oleh perusahaan," ujarnya, Rabu malam.
Baca juga: Polisi Jelaskan Penyebab Bentrok Pekerja di Kawasan Industri Nikel Kolaka Sulawesi Tenggara
Selain itu, ditetapkan juga proses adat agar kejadian pengeroyokan tersebut tidak terulang kembali.
Saat ini, situasi di kawasan industri nikel tersebut sudah kondusif dan kembali berjalan normal.
Sebelumnya suasana mencekam menyelimuti kawasan industri nikel di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (28/1/2026).
Sebuah rekaman video amatir memperlihatkan terjadinya bentrok fisik yang melibatkan pekerja di kawasan proyek.
Berdasarkan visual yang beredar, kericuhan bermula di area konstruksi dan fasilitas perkantoran kontainer.
Baca juga: 2 TKA Cina Diamankan Polisi Usai Bentrok Pekerja di Kawasan Industri Nikel Kolaka Sulawesi Tenggara
Sejumlah pekerja yang mengenakan seragam kerja lengkap dengan helm pengaman terlihat berkerumun.
Aksi saling pukul dan kejar-kejaran terjadi di tengah cuaca mendung dan kondisi tanah yang berlumpur.
Dalam salah satu potongan video, terlihat massa yang cukup besar mengepung bangunan semi permanen, lalu terjadi aksi pemukulan terhadap sejumlah orang.
Beberapa pekerja yang diduga merupakan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) terlibat dalam kontak fisik langsung.
Sejumlah petugas keamanan (security) dan pekerja lain berupaya meredam kemarahan massa.
Baca juga: Polres Kolaka Terjunkan Personel Amankan Kawasan Industri Nikel Usai Viral Bentrok Pekerja
Namun, banyaknya jumlah orang yang terlibat dalam bentrokan membuat situasi sulit dikendalikan.
Beberapa pekerja tampak mengalami luka-luka dan harus dievakuasi menjauh dari kerumunan oleh rekan-rekan mereka.
Selain jatuhnya korban luka, sejumlah fasilitas di lokasi proyek juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat lemparan benda keras dan aksi anarkis massa. (*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)