Rezeki Suderajat Penjual Es Gabus: Rumah Diperbaiki, Anak Sekolah Lagi, Jaminan Kesehatan di Tangan
January 29, 2026 04:50 AM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Kisah Pak Sudrajat (50), penjual es gabus yang sempat terseret pusaran viral akibat tuduhan tak berdasar menggunakan bahan spons, perlahan menemukan titik terang.

Setelah melewati hari-hari penuh tekanan, stigma, dan ketidakpastian, roda nasib keluarga kecil ini mulai berputar ke arah yang lebih baik.

Perhatian publik yang semula hadir dalam bentuk kecurigaan, kini berganti menjadi empati dan kepedulian nyata.

Pemerintah Kabupaten Bogor pun turun tangan, memastikan Pak Sudrajat dan keluarganya tidak berjalan sendirian menghadapi dampak dari peristiwa yang sempat mengguncang kehidupan mereka.

Baca juga: Polisi Minta Suderajat Kembali Berjualan Es Gabus, Janji Tak Akan Digebuk Lagi: Saya Jamin

Perlindungan Sosial Mulai Diberikan

Melalui koordinasi Pemerintah Kecamatan Bojonggede, Pemkab Bogor memastikan bahwa Pak Sudrajat telah masuk dalam skema perlindungan sosial.

Langkah konkret pun segera diambil untuk menjamin kebutuhan dasar keluarganya.

Saat ini, Pak Sudrajat resmi terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Dengan status tersebut, akses layanan kesehatan bagi seluruh anggota keluarganya kini berada dalam jaminan negara.

“Negara harus hadir ketika warganya mengalami kesulitan. Pak Sudrajat sudah kami daftarkan sebagai penerima BPJS PBI agar tidak lagi terbebani biaya kesehatan,” ujar salah satu perwakilan pemerintah kecamatan.

Pendidikan Anak Jadi Prioritas

Tak hanya kesehatan, perhatian pemerintah daerah juga menyentuh sektor pendidikan fondasi penting masa depan keluarga.

Anak-anak Pak Sudrajat yang sebelumnya sempat terhenti pendidikannya akibat keterbatasan ekonomi, kini dipastikan kembali mendapatkan hak mereka untuk belajar.

Pemerintah setempat menegaskan bahwa tidak boleh ada anak yang kehilangan masa depan hanya karena tekanan ekonomi yang tiba-tiba.

“Kami berupaya agar tidak ada anak yang putus sekolah karena persoalan ekonomi. Pendidikan anak-anak Pak Sudrajat menjadi prioritas untuk segera dipulihkan,” lanjutnya.

PEDAGANG ES GABUS -
PEDAGANG ES GABUS - Pak Sudrajat (50), penjual es gabus yang sempat terseret pusaran viral akibat tuduhan tak berdasar menggunakan bahan spons (Kolase TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani)

Rumah Tak Layak Huni Mulai Diperbaiki

Perhatian juga diberikan pada kondisi tempat tinggal keluarga Pak Sudrajat.

Rumah yang sebelumnya dinilai tidak layak huni kini tengah direnovasi melalui program Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Proses perbaikan dilakukan agar keluarga Pak Sudrajat dapat kembali menempati rumah yang aman, sehat, dan lebih manusiawi sebuah tempat pulang yang layak setelah badai panjang yang mereka lalui.

Baca juga: Cerita Suderajat Disiksa Oknum Aparat usai Difitnah Jual Es Spons, Hotman Paris Tak Tega

Syukur Seorang Ayah

Di tengah berbagai bantuan dan pendampingan yang mengalir, Pak Sudrajat tak mampu menyembunyikan rasa harunya.

Ia mengaku tak pernah membayangkan akan mendapat perhatian sebesar ini, terlebih setelah peristiwa yang sempat mencoreng mata pencahariannya sebagai pedagang kecil.

“Saya tidak menyangka akan dibantu sebesar ini.

Terima kasih kepada semua pihak yang sudah peduli. Mudah-mudahan ini jadi awal yang lebih baik untuk keluarga saya,” ujar Sudrajat.

Pendampingan Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan bahwa pendampingan terhadap keluarga Pak Sudrajat tidak berhenti sampai di sini.

Komitmen untuk terus mengawal pemulihan kondisi sosial dan ekonomi keluarga tersebut akan dilakukan hingga mereka benar-benar mampu bangkit dan berdiri kembali secara mandiri.

Kisah Pak Sudrajat pun kini berubah dari cerita tentang stigma dan ketidakadilan, menjadi potret tentang kehadiran negara dan harapan baru yang perlahan tumbuh di tengah luka lama.

***

(TribunTrends/Jonisetiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.