Komplotan Begal Sadis Teror Mimika, Satu Pelajar Kehilangan Pergelangan Tangan
January 29, 2026 02:11 PM

TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA - Aksi pembegalan sadis terjadi di kawasan Jalan Bougenvil, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada Rabu (28/1/2026) malam. 

Empat orang yang terdiri dari tiga pelajar dan seorang pekerja menjadi sasaran kekejaman komplotan begal saat sedang bersantai di sebuah lapak minuman.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 22.40 WIT ini tidak hanya mengakibatkan kerugian materi, tetapi juga meninggalkan luka fisik yang sangat berat bagi salah satu korban.

Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Ipda Teguh Krisandi Fardha, menjelaskan serangan tersebut berlangsung secara tiba-tiba.

Baca juga: Dua Anggota KKB Papua Diringkus, Terlibat Rentetan Pembunuhan Sadis di Yahukimo

Sebanyak empat pelaku datang menghampiri lokasi kejadian dan langsung melancarkan ancaman menggunakan senjata tajam.

Situasi yang awalnya tenang seketika berubah mencekam saat para pelaku mulai mengintimidasi korban untuk menyerahkan barang berharga mereka.

Selain merampas harta benda, para pelaku bertindak brutal dengan melukai korban secara membabi buta.

Salah satu korban berinisial FMK mengalami nasib tragis setelah pergelangan tangan kirinya putus akibat sabetan senjata tajam pelaku.

Kekejaman ini menunjukkan betapa nekatnya para pelaku dalam melancarkan aksinya tanpa memedulikan nyawa korban.

Potongan tangan FMK ditemukan tergeletak di pinggir jalan oleh warga dan petugas di lokasi kejadian.

"Potongan tangan kiri korban FMK ditemukan tergeletak di pinggir jalan, langsung diambil dan dibawa ke RSUD," katanya.

Baca juga: Pendidikan Karakter Jadi Prioritas, Kedisiplinan hingga Pembinaan Rohani Diterapkan di SATP Mimika

Aparat segera mengamankan potongan tubuh tersebut dan mengevakuasi korban ke RSUD Mimika untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Saat ini, kondisi korban masih dalam pengawasan medis yang intensif akibat pendarahan dan luka fatal yang dialaminya.

Polisi telah mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan olah TKP guna memburu komplotan begal tersebut.

Aparat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas di malam hari demi menghindari kejadian serupa. (*)

 

 

Sumber: kompas.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.