Tembok Pembatas Roboh, Puing-puingnya Menutupi Saluran Air di Cakung Timur Jakarta Timur
January 29, 2026 02:15 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tembok pembatas turap saluran air di Jalan Cempaka 1 RT 03/09, Cakung Timur, Cakung, Jakarta Timur, roboh pada Selasa (28/1/2026).

Tembok setinggi empat meter itu roboh hingga menutupi aliran kali selebar 1,5 meter di sampingnya.

Tembok pembatas tersebut juga menghantam turap di bawahnya hingga hancur.

Baca juga: Curah Hujan Masih Tinggi, Pemprov DKI Jakarta Perpanjang WFH dan PJJ sampai 1 Februari 2026

Sebagian puing juga berserakan di lahan kosong milik warga.

Tembok sepanjang 30 meter itu harus diangkut manual oleh petugas supaya tidak menghambat laju air ketika hujan.

Saat ini masih terjadi curah hujan tinggi dan jika dibiarkan begitu saja maka bisa jadi pemicu banjir.

Baca juga: Jalan Rusak Picu Kecelakaan, Ditlantas Polda Metro Dorong Perbaikan

Petugas Penanganan Prasarab dan Sarana Umum (PPSU), Marzuki, mengatakan, saat itu bersama teman-temannya sedang membersihkan saluran penghubung Cakung Timur.

Tidak lama kemudian, terdengar suara benda ambruk.

Ketika dilihat, tembok pembatas antara saluran air dengan lahan milik Jakarta Garden City (JGC) roboh. 

Baca juga: Luapan Kali Cakung Rendam Ratusan Rumah di Cakung Timur, Air Capai 1 Meter

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.

"Saya melihat tembok pembatas itu sudah roboh," kata Marzuki, Kamis (29/1/2026).

Saat ini masih ada beberapa meter tembok pembatas berpotensi roboh dan sudah dilaporkan ke pihak JGC.

Baca juga: Kali Bekasi Meluap Akibat Hujan, Banjir Kembali Genangi Permukiman Warga di Margahayu Bekasi Timur

Menurutnya, peristiwa serupa pernah terjadi di Gang Bingung, Cakung, Jakarta Timur.

Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Cakung Timur, Andreas Dwi Mulyanto, mengatakan, pihaknya menerjunkan tujuh petugas PPSU ke lokasi kejadian.

Petugas PPSU membersihkan puing dibantu pengelola Jakarta Garden City dan Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur.

"Kami hanya membantu penanganan awal untuk selanjutnya diserahkan pada JGC, karena harus menggunakan alat berat," ucapnya. (m26)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.