TRIBUNNEWS.COM - "Sang Presiden", julukan yang melekat erat pada diri Franck Kessie. Mantan pemain AC Milan dan Barcelona ini bersiap mengejutkan Serie A yang bermuara mengecewakan hati pendukung AC Milan, Milanisti.
Gelandang berusia 29 tahun asal Pantai Gading, Frank Kessie, tidak menunjukkan kenyamanannya lagi di Liga Arab Saudi.
Bergabung sejak Agustus 2023, Kessie di Al Ahli Saudi mendekati masa habis kontrak. Masa baktinya akan usai pada Juni 2026.
Artinya, di bursa transfer pemain musim panas mendatang, gelandang yang juga pernah membela Atalanta ini akan berstatus free agent.
Artinya klub peminat yang menginginkan jasa Franck Kessie, tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun dalam penandatanganannya.
Menukil dari laman Calciomercato, Franck Kessie mengutamakan kepulangannya ke Serie A. Maklum, sejak meninggalkan Pantai Gading tahun 2015, Liga Italia menjadi kompetisi luar negeri pertama yang dijajaki Kessie.
Hasilnya, selain Atalanta dan AC Milan, Cesena merupakan tim Negeri Pizza yang pernah mendapatkan pelayanan sang gelandang box to box ini.
Kabar yang beredar, pemilik nama lengkap Franck Yannick Kessie tersebut membulatkan tekad untuk kembali merumput di Serie A dengan cara menolak perpanjangan kontrak dari Al Ahli Saudi
Media lokal Turin, TuttoSport mengabarkan ketertarikan Juventus kepada Franck Kessie. Luciano Spalletti membutuhkan jasa gelandang yang dijuluki sebagai Sang Presiden ini.
Apalagi ada satu kuota sektor gelandang yang akan kosong dengan kepergian Weston McKennie
Pemain asal Amerika Serikat ini tidak puas dengan situasinya di Juventus. Apalagi kontrak Weston McKennie bersama Bianconeri akan berakhir Juni tahun depan.
Dengan kepergian kompatriot Christian Pulisic, Kessie lebih leluasa untuk didatangkan Juventus. Sementara McKennie dilaporkan menarik minat AC Milan untuk merekrutnya.
Hanya saja dalam laporan terbaru SempreInter, Juventus telat selangkah dari Inter Milan.
Klub sekota AC Milan ini diklaim satu langkah di depan Juventus, dan bahkan sudah ada pertemuan dari pihak klub dengan agen Franck Kessie membahas kemungkinan bergabung.
Baca juga: Rafael Leao Masuk Radar MU, AC Milan Intip Untung Besar
Jika dibuat perbandingan, mungkin lebih baik Kessie ke Juventus ketimbang Inter Milan. Namun jika bisa memilih, pendukung AC Milan, Milanisti, jelas tak mau jika mantan pemainnya menyeberang ke sisi rival.
Apalagi jika sampai Franck Kessie memilih bergabung ke Inter Milan, yang musim ini menjadi pemimpin perburuan gelar juara Liga Italia. Perolehan 52 poin menempatkan Inter Milan sebagai Capolista alias pemuncak klasemen sementara Serie A.
Hati Milanisti cukup tersakiti dengan keputusan Hakan Calhanoglu yang menyeberang ke Inter Milan pada musim panas 2021.
Keputusan Hakan Calhanoglu kala itu jelas membuat emosi pendukung AC Milan, karena sang pemain menolak perpanjangan kontrak dan memutuskan bergabung ke Inter Milan.
Secara kondisi berbeda dengan Kessie. Sang Presiden lebih dulu hengkang ke Barcelona, bertualang ke Liga Arab Saudi, dan mungkin kembali ke Serie A antara Juventus dan Inter Milan.
Namun apapun kondisinya, menjadi sebuah kekecewaan tersendiri bagi Milanisti mengetahui pemain yang pernah mereka elu-elukan, menjadi bagian dari Inter Milan, tim sekota klub kesayangan mereka.
Situasi transfer Kessie ke Inter memang belum pasti. Namun pertemuan kedua belah pihak mengindikasikan ada niat serius Inter untuk mendatangkan mantan pemain AC Milan tersebut, yang nantinya bisa menambah panas atmosfer Derby della Madonnina.
(Tribunnews.com/Giri)