SURYA.CO.ID – Ini lah sosok influencer Aisar Khaled yang memberikan hadiah umroh untuk kakek Suderajat, pedagang es kue jadul atau es gabus yang dituding menggunakan bahan spons.
Kabar adanya hadiah umroh dari Aisar Khaled diungkapkan Andi, anak kakek Suderajat pada Kamis (29/1/2026).
Andi menyebut hadiah umroh itu diberikan Aisar pada Rabu (28/1/2026).
Rencananya, Suderajat dan istri berangkat umrah pada 6 Februari 2026.
"Iya dapat hadiah umrah dari Aisar. Alhamdulillah banget, bapak berdua sama ibu (yang pergi)," kata Andi.
Baca juga: Rezeki Nomplok Kakek Suderajat Usai Dituding Buat Es Gabus Pakai Spons, Dapat Kulkas hingga Motor
Adanya hadiah umroh untuk Suderajat juga diketahui dari unggahan akun Tiktok @AisarKhaledd.
"Allah mau mengangkat derajat seseorang pasti akan ada ujiannya, Allahu Akbar," ungkap Aisar.
"Nanti saya antar bapak pergi umroh ya bersama istri," imbuhnya.
Sontak kabar tersebut membuat Sudrajat dan istri tampak bahagia hingga meneteskan air mata.
Dalam unggahan video di akun TikTok dan Instagram-nya, Aisar tampak memeluk erat Sudrajat.
Influencer asal Malaysia ini mengungkapkan bahwa dirinya sangat sedih melihat video Sudrajat, untuk itu secara khusus ia hadir khusus untuk Sudrajat.
Aksi ini spontan membuat Pak Sudrajat bersimpuh syukur dan tangis haru pecah di rumah sederhana tersebut.
Selain umroh, Aisar juga memberikan sejumlah uang tunai untuk modal usaha baru, mengingat Sudrajat sebelumnya mengaku kapok berjualan es gabus dan ingin beralih berjualan gorengan.
Suderajat juga mendapat bantuan sembako dan uang dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Rabu (28/1/2026).
Andi mengatakan bahwa bantuan sembako tersebut diantar oleh staf Wapres Gibran.
Saat itu tidak ada pesan dari Gibran untuk Suderajat.
"Dari Wapres ada uang sama sembako," kata Andi
Andi juga mengaku belum mengetahu isi sembako dan jumlah uang yang diberikan Gibran karena belum dibuka oleh orangtuanya.
"Sembakonya belum tahu isinya apa, amplop (uang) belum dibuka," ujar Andi.
Suderajat juga menerima hadiah kulkas hingga televisi dari influencer lain.
Nama Aisar Khaled ramai dibicarakan sejak tampil duel melawan Fadly Faisal dan dikabarkan dekat dengan Fujianti Utami atau Fuji, adik dari Fadly.
Aisar adalah sulung dari tiga bersaudara dari ibu yang berdarah Malaysia dan ayah yang lahir di Yordania.
Berbicara tentang darah keturunan, Aisar mengaku neneknya sebenarnya merupakan orang Palestina.
Tapi kemudian karena perang, saat itu neneknya lari ke Yordania dan melahirkan ayah Aisar, Khaled Kamel, di sana.
Sosok Aisar sendiri diketahui merupakan YouTuber, aktor dan influencer asal Malaysia kelahiran tahun 2000.
Dia juga sering membuat konten berbagi, dari uang tunai hingga iPhone.
Sebelum membuat konten berbagi, Aisar juga pernah membuat konten-konten seperti YouTuber Indonesia pada umumnya, tapi hal itu pernah membuatnya tersandung masalah, hingga akhirnya memutuskan untuk membuat konten berbagi.
Sumber penghasilan Aisar selain sebagai kreator konten, dia juga diketahui memiliki beberapa bisnis.
Mulai dari online shop, parfum hingga tambak udang.
Ayah Aisar juga seorang desainer interior yang menyebut bahwa hampir sebagian besar masjid di Malaysia adalah karya ayahnya.
Dan sejak kecil dia sudah terbiasa membantu ayahnya untuk itu.
Walaupun lahir dari keluarga cukup berada, Aisar mengatakan ayahnya tak pernah mendidiknya untuk bergantung pada kekayaan orangtua.
Itu juga alasan pria asal Selangor, Malaysia ini diketahui sudah mulai bekerja sejak usia 18 tahun.
Saat itu Aisar kuliah sambil memulai usaha, mulai dari berjualan minuman boba di pinggir jalan hingga berjualan pakaian.
Kasus ini berawal saat warga bernama M. Arief Fadillah (43), seorang wiraswasta yang tinggal di Utan Panjang III, Kemayoran, Jakarta Pusat, melaporkan dugaan penjualan makanan berbahaya berupa es gabus berbahan spons lewat call center 110 pada Sabtu (24/1/2026).
Pedagang yang dilaporkan bernama Suderajat (49) beralamat di Kampung Panjang, Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat.
Suderajat dilaporkan menjual es kue, es gabus, agar-agar, coklat meses, dan sisa kue yang sempat dibeli pelapor.
Es yang diperdagangkan disebut mengandung Polyurethane Foam (PU Foam) atau biasa dikenal sebagai material busa kasur maupun spons untuk mencuci.
Usai mendapat laporan, Aiptu Ikhwan dan Serda Heri mendatangi Suderajat.
Video saat Aiptu Ikhwan menuding Suderajat dan Serda Heri memaksa makan es gabus viral hingga jadi sorotan luas.
Ironisnya, berdasarkan hasil uji laboratorium forensik, es yang dijual Suderajat asli berbahan makanan dan aman untuk dikonsumsi. (kompas.com/berbagai sumber)
===
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.
Klik di sini untuk untuk bergabung