Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Harga emas digital Bank Syariah Indonesia (BSI) di Bengkulu kembali mengalami pergerakan pada Kamis, 29 Januari 2026.
Berdasarkan informasi resmi BSI, harga beli emas tercatat sebesar Rp3.180.000 per gram, sementara harga jual berada di level Rp3.030.000 per gram.
Kenaikan harga emas tersebut sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat Bengkulu terhadap instrumen investasi berbasis emas, khususnya melalui layanan tabungan emas BSI yang dapat diakses secara digital. Emas dinilai masih menjadi pilihan investasi yang relatif aman dan stabil dalam menjaga nilai aset.
Area Branch Manager BSI Bengkulu, Adi Putro Maryono, mengatakan bahwa pertumbuhan jumlah nasabah tabungan emas di Bengkulu terus menunjukkan tren positif dari hari ke hari.
Bank Syariah Indonesia memiliki 13 kantor cabang yang tersebar di Provinsi Bengkulu.
Seluruh cabang tersebut aktif memperkenalkan dan mensosialisasikan layanan tabungan emas kepada masyarakat, baik melalui pelayanan langsung di kantor cabang maupun edukasi kepada nasabah.
Baca juga: BSI Kenalkan Konsep Bank Emas Dorong Literasi dan Minat Investasi Masyarakat
Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap investasi berbasis syariah menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan produk tabungan emas BSI di Bengkulu.
Selain mudah diakses, tabungan emas BSI juga memberikan fleksibilitas bagi nasabah untuk membeli, menjual, hingga menyimpan emas secara aman.
Melalui aplikasi BYOND by BSI, nasabah dapat melakukan transaksi emas secara praktis tanpa harus menyimpan emas fisik.
Nasabah juga memiliki pilihan untuk mencetak emas fisik maupun memanfaatkan layanan gadai emas sesuai dengan kebutuhan.
"Harapannya tren positif investasi emas ini, terus berlanjut dan mendorong peningkatan literasi keuangan syariah di Bengkulu. Tentu kami hadirkan kemudahan layanan dan transparansi harga, tabungan emas BSI dapat menjadi solusi investasi jangka panjang," tukasnya.