Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan penanganan persoalan kebersihan daerah telah menemukan titik terang.
Proses penunjukan pihak ketiga untuk pengelolaan tenaga kebersihan kini telah rampung.
PT Persada Ditunjuk untuk Tahun Anggaran 2026
Untuk tahun anggaran 2026, DLH Kabupaten Rejang Lebong menunjuk PT Persada sebagai penyedia jasa tenaga kebersihan melalui sistem outsourcing.
Nilai kontrak yang dialokasikan untuk kegiatan kebersihan tersebut mencapai Rp1,9 miliar dan diperuntukkan untuk operasional selama satu tahun penuh.
Alasan Penunjukan Pihak Ketiga
Pelaksana Tugas Kepala DLH Kabupaten Rejang Lebong, Erik Rosadi, mengatakan penunjukan pihak ketiga ini dilakukan sebagai langkah penyesuaian terhadap regulasi kepegawaian sekaligus upaya memastikan pelayanan kebersihan tetap berjalan optimal.
Proses pengadaan telah selesai dan penyedia jasa yang ditunjuk adalah PT Persada, dengan anggaran sebesar Rp1,9 miliar untuk kebutuhan kebersihan Rejang Lebong selama satu tahun.
“Sudah, pihak ketiganya PT Persada, jadi persoalan sampah dan kebersihan sudah dipihak-ketigakan,” sampai Erik kepada TribunBengkulu.com pada Kamis (28/1/2026).
DLH Fokus Pengawasan, Rekrutmen Ditangani Vendor
Dengan sistem outsourcing tersebut, lanjut Erik, DLH tidak lagi terlibat langsung dalam teknis perekrutan tenaga kebersihan.
Seluruh mekanisme rekrutmen, termasuk jumlah tenaga, pembagian tugas, hingga sistem penggajian, menjadi kewenangan penuh pihak ketiga sesuai dengan kontrak yang telah disepakati.
“Terkait teknis perekrutan tenaga kebersihan, itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak ketiga. DLH hanya melakukan pengawasan terhadap kinerja dan output di lapangan,” jelasnya.
Cakupan Tenaga Kebersihan
Tenaga kebersihan yang akan dikelola melalui sistem outsourcing tersebut mencakup berbagai posisi.
Mulai dari penyapu jalan, pengangkut sampah, sopir armada, tenaga bongkar muat, hingga pengawas lapangan.
Harapan DLH terhadap Penanganan Sampah
DLH berharap dengan telah dituntaskannya penunjukan penyedia jasa ini, persoalan tumpukan sampah yang sempat terjadi di sejumlah titik di Rejang Lebong dapat segera teratasi.
Selain itu, pelayanan kebersihan kepada masyarakat diharapkan kembali berjalan normal.
“Kami berharap setelah ini operasional bisa segera berjalan maksimal dan kondisi kebersihan di Rejang Lebong kembali membaik dan terjaga,” tutup Erik.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini