Pemulihan Pascabencana, Pemko Padang Prioritaskan Pembangunan Huntap dan Rehabilitasi Sungai
January 29, 2026 07:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintahan Kota (Pemko) Padang memprioritaskan pembangunan hunian tetap (huntap) untuk korban terdampak bencana, pengerukan dan rehabilitasi sungai.

Pernyataan itu disampaikan oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, usai menghadiri kegiatan "Forum Rembug Jurnalis dan Pemangku Kebijakan" yang membahas kilas balik penanganan bencana hidrometeorologi Sumatera Barat 2025-2026.

Kegiatan tersebut digelar di kawasan hunian sehat dan layak (hunsela), Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Kamis (29/1/2026).

Baca juga: Menilik Aktivitas Warga Lambung Bukit Pascabencana, Pulihkan Ekonomi di Tengah Trauma Banjir

fadly amran di lokasi bencana banjir bandang 29/1/2026
PASCABENCANA PADANG - Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat memberikan keterangan di kawasan hunsela Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Kamis (29/1/2026).

Fadly Amran yang datang mengenakan batik krem terang bermotif daun biru tua, lengkap dengan sepatu bot karet kuning, menyebut kebutuhan warga menjadi prioritas utama usai bencana melanda Sumbar, khususnya Kota Padang.

Dalam pembangunan huntap, para donatur juga akan membantu, sehingga dapat ditempati warga pascabencana.

"Huntap jadi prioritas utama kita pasca bencana," katanya saat memberikan keterangan.

Pembangunan huntap juga menjadi program Kementerian Perumahan, sehingga warga yang saat ini menetap di hunian sementara (huntara), hendaknya dapat segera pindah.

Di lain sisi, Pemko Padang juga menggencarkan pengerukan dan rehabilitasi sungai pascabencana.

Baca juga: Melawan Trauma Demi Nafkah, Korban Banjir Padang Murniati Kembali ke Rumah Lama Walau Berisiko

Fadly berharap pemerintahan pusat, Pemprov Sumbar dan bersama-sama dengan Pemko Padang segera mengatasi hal tersebut.

Sebab, kondisi di beberapa titik di Kota Padang sedang dilanda kekeringan. Alhasil warga kesulitan akses air bersih.

Bantuan air bersih untuk sementara waktu sudah disalurkan kepada warga terdampak menggunakan mobil tangki air.

"Kita juga lakukan pengerukan dan rehabilitasi sungai, perbaikan intake dan saluran lainnya yang terdampak bencana. Tujuannya agar sungai tidak membahayakan dan kekeringan bisa teratasi," tambahnya. (TribunPadang.com/Muhammad Iqbal)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.