Wabah Virus Nipah di India Jadi Sorotan, Berpotensi Jadi Pandemi?
GH News January 29, 2026 08:10 PM
Jakarta -

Belakangan, wabah virus Nipah di India kembali menjadi perhatian global. Sejumlah negara meningkatkan kewaspadaan, termasuk Indonesia. Lantas, seberapa besar potensi penyakit ini berkembang menjadi pandemi?

Anggota Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof dr Dominicus Husada, SpA, Subsp IPT mengatakan kemungkinan pandemi akibat virus Nipah tetap ada, meskipun sangat kecil kemungkinannya.

"Risiko menjadi pandemi saya tidak mengatakan nol ya, nggak juga. Kita tetap harus waspada. Sebab, sudah sangat biasa makhluk hidup itu mengalami mutasi," kata dr Dominicus dalam temu media daring, Kamis (29/1/2026).

"Sebagaimana orang juga berevolusi, virus juga sama. Dia ingin mempertahankan kesehatan hidupnya," sambungnya.

dr Dominicus menambahkan karena syarat untuk sebuah penyakit menjadi pandemi adalah penularannya harus cepat dan mudah.

"Penularan melalui kontak bukanlah yang paling cepat dan bukan yang paling mudah. Yang paling cepat dan mudah itu melalui saluran napas seperti SARS CoV 2," katanya.

Belum Ditemukan Kasus di RI

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Aji Muhawarman, menyebut penularan virus Nipah umumnya berasal dari kelelawar atau babi. Tingkat kematian pada gejala berat di angka 40-75 persen.

"Sumber penularan, umumnya kelelawar atau hewan lain seperti babi. Hingga saat ini belum dilaporkan adanya kasus konfirmasi penyakit virus Nipah di Indonesia," kata Aji Muhawarman kepada wartawan, Kamis (28/1/2026).

Aji menyebut belum ada obat atau vaksin untuk penyembuhan virus Nipah. Pemerintah saat ini mengantisipasi penyebaran virus tersebut dengan pengawasan terhadap seseorang atau barang yang masuk ke RI.

"Meningkatkan pengawasan terhadap orang, barang dan alat angkut yang secara langsung maupun tidak langsung yang masuk dari negara atau daerah yang melaporkan adanya kasus penyakit virus Nipah," ujar Aji.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.