Ekosistem ekonomi kreatif yang kuat akan mendukung perkembangan kreator muda dalam menuangkan ide-ide kreatif mereka.
Perkembangan sektor ekonomi kreatif zaman sekarang sudah sangat pesat. Banyak kreator-kreator muda bermunculan. Mereka perlu didukung dengan ekosistem yang sehat dan tentu saja kreatif.
Dengan penguatan data, riset, dan publikasi ekosistem ekonomi kreatif nasional dengan berbagai pihak lintas sektor, maka itu akan memperluas peluang kreator muda berkembang di dunia digital.
"Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk membuka peluang lebih luas bagi kreator muda. Dengan riset dan publikasi yang tepat, kita dapat memperkuat literasi ekonomi kreatif sekaligus mendorong generasi muda menjadi penggerak industri kreatif nasional," ujar Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar dikutip dari Antara, Kamis (29/1/2026).
Dia juga menekankan pentingnya memperluas akses kreator muda ke sponsor dan program kreatif melalui kolaborasi hexahelix.
Dengan informasi yang akurat dan mudah diakses akan membantu kreator muda mengambil keputusan lebih tepat, memperluas peluang, serta mendorong pertumbuhan industri kreatif secara berkelanjutan.
"Kami mendorong pendekatan end-to-end terlebih dahulu, mulai dari pemetaan data, publikasi, hingga pengaktifan program, sebelum melakukan survei yang lebih luas, sehingga kreator memiliki panggung untuk menampilkan karya," tambah dia.
Di sisi lain, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya ingin memperluas jejaring pelaku ekonomi kreatif (ekraf) yang ingin mengembangkan industri di pasar global.
"Tugas kami adalah memastikan pelaku industri kreatif Indonesia tidak hanya kuat di dalam negeri, tetapi juga siap bersaing di tingkat global, baik dari sisi kualitas produk, model bisnis, hingga akses jejaring internasional," kata Riefky.
Peluang kolaborasi strategis itu dapat mendorong industri kreatif Indonesia menembus pasar internasional melalui penguatan jejaring global dan peningkatan kapasitas pelaku usaha kreatif.







