TRIBUNSUMSEL.COM - Pada malam Nisfu Syaban, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan ibadah, berdoa memohon ampunan kepada Allah SWT.
Merujuk Kalender Hijriah Indonesia 2026 dari Kemenag RI, momen istimewa Nisfu Syaban atau tanggal 15 Syaban 1447 Hijriah jatuh pada tanggal 3 Februari 2026 Tahun ini.
Adapun Malam Nisfu Syaban akan dimulai pada tanggal 14 Syaban 1447 Hijriah atau pada hari Senin, 2 Februari 2026 setelah terbenamnya matahari di waktu Maghrib.
Saat menjalankan amalan di malam Nisfu Syaban, hal utama bagi umat Muslim adalah mensucikan diri dari hadas besar—baik setelah haid, nifas, maupun berhubungan suami istri dengan cara mandi wajib
Mandi wajib sebagai pembeda dari mandi pada umumnya yang memiliki aturan atau kaidah-kaidah tertentu berdasarkan tuntunan dari Rasulullah.
Dengan membaca niat mandi Nisfu Sya'ban, kita menyadari bahwa tindakan yang kita lakukan bukan hanya sekadar membersihkan tubuh, tetapi juga sebagai bentuk persiapan untuk beribadah dengan lebih khusyuk.
Niat mandi Nisfu Sya'ban biasanya dilakukan sebelum waktu Maghrib atau sebelum melaksanakan amalan-amalan khusus malam Nisfu Sya'ban.
Tata Cara Mandi Nisfu Syaban dan Bacaan Niatnya sebagaimana dilansir dari Tribunnews.com:
1. Langkah pertama adalah membaca niat mandi Nisfu Sya'ban dalam hati.
Niat ini dapat diucapkan dalam bahasa Arab atau bahasa yang kita pahami.
Berikut adalah lafaz niatnya:
"Nawaitul ghusla li nisfi sya'ban lillahi ta'ala."
Artinya: "Aku berniat mandi sunnah Nisfu Sya'ban karena Allah Ta'ala."
2. Setelah membaca niat, mandi dilakukan seperti mandi junub, yaitu dengan memastikan seluruh tubuh terkena air.
3. Mulailah dengan mencuci tangan, berkumur, dan membasuh hidung.
4. Kemudian, basuh seluruh tubuh mulai dari kepala hingga ujung kaki, dengan memastikan tidak ada bagian tubuh yang terlewat.
Setelah mandi, umat Islam dianjurkan untuk melanjutkan dengan salat sunnah, membaca Al-Qur'an, atau berdoa memohon ampunan dan keberkahan kepada Allah SWT.
Ada sejumlah kesunnahan yang bisa dilakukan saat melaksanakan mandi junub.
Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Imam al-Ghazali dalam kitab Bidâyatul Hidâyah, di antaranya adalah sebagaimana berikut:
1. Membasuh tangan hingga tiga kali.
2. Membersihkan segala kotoran atau najis yang masih menempel di badan.
3. Berwudhu dengan sempurna.
4. Mengguyur kepala sampai tiga kali, bersamaan dengan itu melakukan niat menghilangkan hadats besar.
5. Mengguyur bagian badan sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan badan sebelah kiri juga tiga kali.
7. Menggosok-gosok tubuh, depan maupun belakang, sebanyak tiga kali.
8. Menyela-nyela rambut dan jenggot (bila punya).
9. Mengalirkan air ke lipatan-lipatan kulit dan pangkal rambut. Sebaiknya hindarkan tangan dari menyentuh kemaluan, kalaupun tersentuh, sebaiknya berwudhu lagi.
Baca juga: Niat Sholat Nisfu Syaban Dikerjakan 2-3 Februari 2026, Waktu Terbaik, Tata Cara Lengkap
Baca juga: Sholat Sunnah Qiyamul Lail Malam Nisfu Syaban 2026 Lengkap Bacaan Niat dan Tata Caranya