BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN-Tidak hanya tumpukan sampah di Jalan Rajawali Raya, Kota Banjarmasin yang dikeluhkan warga, ramainya truk-truk besar yang melintas di jalan tersebut juga menjadi masalah. Jumat pagi (30/1/2026)
Truk-truk besar masuk dari Jalan Gubernur Soebardjo menuju Jalan Rajawali Raya. Padahal ruas jalan ini hanya cukup untuk kendaraan kecil, sehingga kehadiran truk kerap menimbulkan kemacetan.
“Ini jalan bukan untuk mobil besar, tapi malah banyak truk yang lewat,” ujar Anang, warga sekitar.
Jalan Rajawali Raya memang merupakan akses tembus ke Jalan Lingkar Dalam Selatan. Namun, dari Jalan Gubernur Soebardjo, truk-truk seharusnya langsung melintas ke jalan besar Lingkar Dalam Selatan, bukan masuk ke Rajawali Raya yang sempit.
Baca juga: Penjual Obat Daftar G Marak di Seberang Masjid Banjarmasin, Kampung Sasirangan Dapat Julukan Baru
Baca juga: Ancaman Bagi Warga Banjarmasin yang Dirikan Bangunan di Atas Sungai, Aliran Air dan Listrik Dicabut
Lokasi masuk Jalan Rajawali Raya dan jalan besar Jalan Lingkar Dalam Selatan berada tepat di sisi Jalan Gubernur Soebardjo, berjarak sekitar 1 km. Meski demikian, banyak truk tetap memilih melewati Rajawali Raya karena dianggap lebih dekat, meski ruasnya terbilang sempit.
“Bukan cuma sampah yang bikin macet, truk juga bikin jalan tambah macet. Ini kan jalan warga untuk motor dan mobil kecil, bukan untuk truk besar,” keluh Ucup, warga lainnya.
Warga berharap persoalan sampah yang menumpuk dan truk-truk besar yang melintas segera ditangani pihak terkait. Usulan warga antara lain pemasangan papan nama TPS serta papan larangan bagi truk besar agar tidak melintas di Jalan Rajawali Raya.
(Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)