Grid.ID - Presenter Irfan Hakim diduga bela Denada soal isu penelantaran anak. Sang presenter diduga membela Denada saat berbincang dengan pengacara Hotman Paris baru-baru ini.
Seperti diketahui, isu penelantaran anak yang menyeret nama penyanyi Denada kini tengah ramai diperbincangkan publik. Hal itu karena pengakuan seorang pemuda bernama Ressa Rizky Rossano (24).
Ressa mengaku bahwa ia tidak diakui dan ditelantarkan oleh Denada selama 24 tahun. Ia bahkan dirawat oleh bibi dari Denada.
Mengetahui hal tersebut, netizen hingga beberapa publik figur turut menyoroti soal isu penelantaran anak Denada, salah satunya adalah presenter Irfan Hakim. Namun sayang, Irfan Hakim justru panen kritikan lantaran diduga bela Denada.
Irfan Hakim diduga bela Denada soal isu penelantaran anak saat berbincang dengan Hotman Paris baru-baru ini. Hal itu diketahui dari unggahan di akun Instagram @rumpi_gosip pada (29/01/2026).

Di unggahan itu, Irfan Hakim menanyakan soal pendapat pengacara Hotman terkait kasus dugaan penelantaran anak tersebut. Irfan Hakim menyayangkan sikap Ressa yang baru buka suara sekarang, saat dirinya sudah dewasa.
"Anaknya kan sudah 24 tahun, kan hitungannya sudah bukan anak-anak lagi, sudah dewasa. Nah ketika anak-anak kenapa tidak diungkapnya dulu? kenapa baru sekarang?" tanya Irfan Hakim kepada Hotman.
Mendapat pertanyaan itu, Hotman langsung memberi jawaban bijak. Menurutnya, tidak ada salahnya jika Ressa mengungkapkan masalah itu sekarang.
Ia berpendapat jika Ressa mungkin baru memiliki keberanian. Apalagi, ia tidak mempunyai latar belakang hukum. Menurut Hotman, sah-sah saja jika Ressa menuntut pertanggungjawaban dari sang ibu. Hal itu karena tidak ada masa kadaluarsa terkait kasus tersebut.
"Ya mungkin dia baru ada keberanian. Dia kan bukan ahli hukum. Saya dengar dia cuma kerja di warung kopi gaji Rp3 juta sebulan di Banyuwangi, ya mungkin dia baru ada yang menyarankan, itu boleh-boleh aja, tidak ada kadaluarsa istilahnya, belum," ujar Hotman Paris.
Saat ditanya perihal tindakan Ressa yang menuntut ibu ketimbang ayah biologisnya, Hotman kembali mengurai penjelasannya. Menurut Hotman, jika anak itu adalah anak di luar nikah, maka ia hanya bisa menggugat ibunya.
Beda halnya jika Ressa adalah anak dalam perkawinan yang sah, maka ia bisa menggugat pihak ayah dan ibunya.
"Mengenai Denada itu, banyak yang ngomong kok nuntutnya ke ibunya, kan yang tanggung jawab atas kehidupan anak tuh sebenarnya bapak," pungkas Irfan Hakim.
"Saya enggak tahu apakah dia anak luar nikah atau anak sah atau dalam perkawinan. Kalau itu anak dalam perkawinan ya harusnya gugat dua-duanya. Tapi kalau memang dia anak ibunya tanpa perkawinan yang sah, maka hanya punya hubungan hukum dengan ibunya, jadi hanya bisa gugat ibunya," ungkap Hotman.
Terakhir, Hotman juga menyampaikan bahwa Ressa bisa menempuh upaya hukum yakni melaporkan Denada terkait hal tersebut. Hal itu karena di Indonesia terdapat Undang-undang Perlindungan Anak.
"Tapi kan kita baru dengar dari satu pihak ya, dari pihak Denada belum ada statement. Jadi benar atau tidaknya yang diungkapkan si anak tersebut belum bisa terbukti," kata Irfan Hakim.
"Benar. Kalau mau anaknya serius bisa juga menempuh upaya hukum, cara normatif saya bicara bisa juga menempu baya hukum lapor polisi. Karena di Undang-Undang Perlindungan Anak barang siapa menelantarkan anak itu pidana," ujar Hotman Paris.
Melihat obrolan Irfan Hakim dan Hotman Paris itu, netizen justru ramai memberi kritikan. Pasalnya, Irfan Hakim diduga bela Denada soal isu penelantaran anak.
"Baru kali ini gedeg ama Irfan," tulis akun @fai***.
"A Irfan mending pihak netral aja deh," tambah akun @vit***.
"Tolong diberi bantuan hukum bang Hotman, kasian anaknya," tambah akun @anc***.