TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Kecelakaan lalulintas beruntun terjadi di jalan umum Desa/Kecamatan Badas Kabupaten Kediri, Kamis (29/1/2026) sore.
Peristiwa tersebut melibatkan tiga kendaraan, yakni sebuah pikap, mobil penumpang dan truk fuso.
Kendaraan pikap Isuzu Traga bernomor polisi S 8592 NF yang dikemudikan Yogi H (32) warga Kecamatan Pare Kabupaten Kediri menjadi kendaraan pertama yang terlibat dalam insiden tersebut.
Saat kejadian, Yogi diketahui membawa seorang penumpang bernama M Koiron (36) buruh harian lepas asal Desa Tunglur Kecamatan Badas.
Selain pikap, kecelakaan juga melibatkan mobil Honda Mobilio bernomor polisi AG 1884 ED yang dikemudikan Tutut P (53), seorang dosen yang berdomisili di Kecamatan Badas Kabupaten Kediri.
Kendaraan ketiga yang terlibat adalah truk fuso bernomor polisi AG 9916 DA yang dikemudikan Sujianto (56), sopir asal Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar.
Baca juga: Polisi Bekuk Pelaku Penipuan Modus Jadi Tukang Pasang CCTV di Blitar, Beraksi di Beberapa Lokasi
Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula ketika kendaraan pick up melaju dari arah selatan menuju utara.
Sesampainya di lokasi kejadian, pikap tersebut diduga oleng ke kanan akibat jarak yang terlalu dekat hingga bersenggolan dengan mobil Honda Mobilio.
Akibat senggolan tersebut, pengemudi pikap kehilangan kendali. Kendaraan kemudian melaju tak terkendali dan menabrak truk fuso yang datang dari arah berlawanan dari utara menuju selatan.
"Saat kejadian, posisi kendaraan Honda Mobilio berada di depan, sementara truk fuso berada di belakangnya," jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri, Ipda Suhendra, Jumat (30/1/2026).
Hendra menyebut, benturan keras antar kendaraan tidak dapat dihindari sehingga menyebabkan kerusakan pada masing-masing kendaraan yang terlibat.
Beruntung, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski beberapa pihak mengalami syok akibat kejadian mendadak tersebut.
Petugas Satlantas Polres Kediri yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat.
Hendra mengimbau para pengguna jalan untuk selalu menjaga jarak aman dan meningkatkan kewaspadaan guna menghindari kecelakaan serupa.
"Selalu waspada dan hati-hati dalam berkendara," tandasnya.
(Isya Anshori/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik