SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring malam ini akan menjadi saksi duel panas dua predator asal Brasil yang sedang on fire di Pegadaian Championship 2025/26. Laga pekan ke-18 Grup 1 Wilayah Barat mempertemukan Sumsel United kontra Garudayaksa FC, dan sorotan utama tertuju pada adu ketajaman Juninho Cabral versus Everton Nascimento.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pertarungan gengsi dua tim papan atas grup 1 wilayah barat. Sumsel United yang dijuluki Laskar Juaro ingin menjaga momentum kemenangan di kandang, sementara Garudayaksa FC dengan julukan Spirit of Garuda bertekad mencuri poin demi memperkuat posisi di tiga besar.
Di kubu tuan rumah, Sumsel United dipastikan tetap mengandalkan ketajaman Juninho Cabral untuk menjebol gawang tim berjuluk Spirit of Garuda itu. Sementara tim tamu, Garudayaksa FC akan bertumpu pada kepiawaian Everton Nascimento dalam memberikan ancaman ke gawang Laskar Juaro.
"Pertandingan melawan Garudayaksa FC sangat penting bagi tim kami. Saya dan seluruh pemain dan pelatih sudah bekerja keras mempersiapkan diri menghadapi laga ini. Kami ingin menang dikandang sendiri dan mendapatkan tiga poin, untuk menjaga peluang dan target yang ingin dicapai managemen klub," ungkap Juninho.
Di atas kertas, catatan statistik Juninho Cabral lebih unggul dari Everton Nascimento. Hingga pekan ke-17, mantan pemain PSMS Medan itu telah mencetak 10 gol, 3 assist, 27 shot on target, 346 umpan sukses, 15 tekel, 11 intersepsi dan 5 sapuan dari 17 penampilannya bersama Sumsel United.
Pemain berusia 34 tahun ini juga sedang dalam tren yang positif. Pada lima pertandingan terakhirnya, Juninho Cabral berhasil menyumbangkan 6 gol. 5 gol dicetak dikandang, masing-masing 1 gol ke gawang FC Bekasi City dan PSPS Pekanbaru. Serta 3 gol ke gawang Sriwijaya FC dilaga terakhir. Sedangkan 1 gol lagi dicetak saat tandang ke markas Persekat Tegal.
Pemain bernomor punggung 9 ini hanya absen mencetak gol saat Sumsel United kalah (2-1) di kandang Adhyaksa FC Banten di pekan ke-15 lalu.
"Sebagai seorang striker dan pemain nomor 9. Bisa mencetak gol disetiap pertandingan tentu menjadi target kami. Tapi membantu tim memenangkan pertandingan itu jauh lebih penting," jelas Juninho Cabral.
Sementara Everton Nascimento mencatatkan 8 gol, 2 assist, 16 shot on target, 1 penyelamatan, 146 umpan sukses, 2 tekel, 7 intersepsi dan 6 sapuan dari 14 penampilannya bersama Garudayaksa FC.
Pada lima pertandingan terakhirnya, pemain berusia 33 tahun ini menyumbangkan 3 gol. 2 gol diantaranya dicetak dikandang Adhyaksa FC Banten dan 1 gol ke gawang PSMS Medan di kandang di laga terakhirnya.
Tapi di laga Super Big Match yang mempertemukan dua tim penghuni tiga besar Grup 1 Wilayah Barat seperti ini. Catatan statistik antara Juninho dan Everton, tidak bisa dijadikan sebagai acuan untuk menentukan siapakah yang terbaik diantara mereka.
Baca juga: Dewa Penyelamat Sriwijaya FC Segera Tiba, Asli Wong Sumsel Siap Take Over
Apalagi performa keduanya saat ini sedang mengalami peningkatan dan di pertandingan terakhir di pekan ke-16 sebelumnya. Juninho dan Everton sama-sama berhasil mencetak gol. Juninho sukses mengantarkan Sumsel United menang telak 5-0 atas Sriwijaya FC lewat hattrick yang dicetaknya. Sedangkan Everton membawa Garudayaksa FC meraih kemenangan 2-1 dari PSMS Medan.
Oleh sebab itu, patut dinanti bagaimana hasil akhir laga big match pekan ke-18 Grup 1 Wilayah Barat antara Sumsel United melawan Garudayaksa FC malam nanti. Apakah Juninho Cabral akan kembali menambah koleksi golnya, atau justru Everton Nascimento yang akan menjadi mimpi buruk Laskar Juaro di laga kandang kali ini.