Kisah Cinta Ahmad Nikahi Majikan Sendiri Beda Usia 28 Tahun, Sisri Kaget Tiba-tiba Dilamar
January 30, 2026 01:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Seperti pepatah Jawa witing tresna jalaran saka kulina.

Pepatah ini sering dipakai buat menggambarkan cinta yang tumbuh pelan-pelan, bukan langsung jatuh cinta pada pandangan pertama.

Tapi bisa muncul karena sering bertemu, sering ngobrol, dan terbiasa bersama.

Hal itu dialami Sisri dan Ahmad Suryatna, pasangan suami istri asal Desa Nglayang, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Mereka meresmikan pernikahan walaupun berbeda usia 28 tahun. 

Sisri diketahui kelahiran 1968 yang saat ini berusia 58 tahun. 

Sedangkan suami, Ahmad Suryatna lahir 1996 yang berusia 30 tahun.

Baca juga: Awal Kisah Cinta Mbah Sarjono Nikahi Janda Beda 16 Tahun, 3 Bulan Kenalan Lewat HP

Nikah Siri 4 Tahun

Pernikahan Sisri dan Ahmad diresmikan di Kantor Urusan Agam (KUA) Jenangan pada, Rabu (28/1/2026) siang.

Walaupun baru pertama, Ahmad dengan sekali tarikan nafas mengucapkan Ijab Kabul.

Sisri pun lega, setelah menikah siri dengan Ahmad selama 4 tahun, kini statusnya jelas secara hukum dan agama.

Sisri pun menerima Ahmad apa adanya.

Sisri dan Ahmad terlihat mesra saat didatangi Tribun Jatim Network di rumahnya, Dukuh Krajan II, Desa Nglayang, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Bahkan keduanya terlihat memasak bersama. Kemudian tak lama mereka sarapan bersama. 

Lalu Ahmad berangkat kerja untuk jual beli sekam dan Sisri di rumah.

“Ya begini mbak setiap hari, saya masak. Mas Ahmad bantu masak, terus berangkat kerja,” ungkap Sisri dengan raut bahagia kepada Tribun Jatim Network, Jumat (30/1/2026).

MESRA - Pasutri beda usia 28 tahun, Sisri dan Ahmad saat menunjukkan buku nikah mereka di rumahnya, Desa Nglayang, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (30/1/2026). Sisri diketahui kelahiran 1968 yang saat ini berusia 58 tahun. Sedangkan Ahmad Suryatna lahir tahun 1996 yang berusia 30 tahun. (TribunJatim.com/Pramita Kusumaningrum)

Suami adalah Karyawan Sisri

Sisri berkisah 7 tahun lalu Ahmad masih berusia 23 tahun. 

Saat itu, Ahmad yang merupakan pemuda asal Desa Wates, Kecamatan Jenangan tidak lain adalah karyawan di tempat usaha jual beli sekam milik Sisri di Desa Nglayang, Jenangan.

Menurutnya, waktu itu, Ahmad diminta untuk pulang malah ditolak.

Ahmad sendiri melamar Sisiri, walaupun sempat ada penolakan dari keluarga Sisri.

Maklum saja, Sisri sendiri berusia 58 tahun, sudah mempunyai 2 anak.

Bahkan Sisri sudah dikarunia 2 cucu dari pernikahan yang pertama.

Baca juga: Berawal dari Chat Facebook, Adi Pegawai Pabrik Kepincut Ida Ibu 9 Anak, Nikah Beda Usia 29 Tahun

Sisri Kaget Dilamar Ahmad

“Mungkin sering ketemu itu, jadi lama-lama suka. Saya lo juga kaget waktu dilamar 4 tahun lalu, tahun 2021. Kami akhirnya menikah secara siri,” urainya.

Saat pernikahan siri kemarin, dia diberi mahar peralatan salat.

Sedangkan saat menikah di KUA Jenangan, Sisri diberi mahar uang tunai sebesar Rp200 ribu.

“Orang tua Ahmad memang setuju. Keluarga saya juga luluh. Saya ya kaget, tiba-tiba hatinya ke aku, orang tua juga gak papa,” kisahnya.

Ahmad sendiri mengaku memang sudah cinta dengan Sisri. 

Melihat Sisri yang perhatian dengan dirinya dan keluarganya di Desa Wates.

“Pengen nikah tanya-tanya orang tua dulu. Dapat restunya, kerja di sini 3 tahun, muncul rasa sayang. Orangnya ya baik, membantu dan perhatian,” urainya.

KARYAWAN NIKAHI MAJIKAN - Pasutri beda usia 28 tahun, Sisri dan Ahmad saat memasak bersama di rumahnya, Desa Nglayang, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (30/1/2026). Ahmad dulunya merupakan karyawan Sisri di tempat usaha jual beli sekam di Desa Nglayang, Jenangan.
KARYAWAN NIKAHI MAJIKAN - Pasutri beda usia 28 tahun, Sisri dan Ahmad saat memasak bersama di rumahnya, Desa Nglayang, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (30/1/2026). Ahmad dulunya merupakan karyawan Sisri di tempat usaha jual beli sekam di Desa Nglayang, Jenangan. (TribunJatim.com/Pramita Kusumaningrum)

Baca juga: Cerita Pernikahan Beda Usia 50 Tahun di Pacitan, Mempelai Pria Lebih Tua dari Mertua, Mahar Rp3 M

Mahar Pernikahan Rp200 Ribu

Kepala KUA Jenangan Tajib Ahmadi mengatakan, pernikahan Ahmad dan Sisri disaksikan keluarga terdekat.

Dengan mahar uang Rp200 ribu, pernikahan keduanya sah secara agama dan negara. 

“Kan memang sudah nikah siri 4 tahun. Terkendala ekonomi. Akhirnya bisa disah-kan secara negara,” papar Tajib.

Dia mengaku pernikahan beda usia tersebut bukan kali pertama.

Dia sendiri pernah menikahkan beda usia, dengan mempelai pria lebih tua 30 tahun daripada perempuan.

“Kalau sudah sama-sama suka mau gimana lagi. Semoga keduanya menjadi keluarga yang sakinah mawadah dan warahmah,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.