Minggu Pagi Tanpa Polusi: Serunya Menikmati CFD di Taman Udayana Mataram
January 30, 2026 01:22 PM

TRIBUNLOMBOK.COM - Kalau kamu sedang di Mataram dan bingung mau ke mana hari Minggu pagi ini, coba deh arahkan kendaraanmu ke Taman Udayana.

Tempat ini bukan tipe taman yang mewah atau futuristik, tapi justru kesederhanaan dan suasananya yang adem yang bikin warga lokal betah balik lagi setiap pekannya.

Sebagai salah satu ruang terbuka hijau utama di kota ini, Udayana menjadi titik kumpul paling favorit untuk sekadar "ngadem" di bawah pepohonan besar yang sudah berumur puluhan tahun.

Puncak kemeriahan di taman ini terjadi setiap Minggu pagi melalui agenda Car Free Day (CFD). Mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WITA, denyut nadi jalanan yang biasanya riuh oleh mesin kendaraan berubah menjadi ruang publik yang bebas polusi.

Di sini, Anda bisa bergabung dengan ribuan warga lainnya untuk melakukan berbagai aktivitas menyenangkan, mulai dari jogging santai, bersepeda bareng komunitas, hingga sekadar cuci mata menikmati deretan stan kuliner dan barang unik yang berjejer rapi di sepanjang jalan.

Tak hanya soal olahraga, Taman Udayana juga merupakan panggung kreativitas.

Salah satu ikon yang paling mencuri perhatian adalah amfiteater megah yang mampu menampung hingga 3.000 penonton.

Keindahan arsitekturnya terpancar dari ornamen replika gunung-gunung wayang yang menghiasi sisi panggung, sebuah representasi visual dari kekayaan budaya Nusa Tenggara Barat.

Tempat ini sering kali menjadi pusat penyelenggaraan acara seni dan hiburan yang menambah semarak suasana akhir pekan.

Bagi keluarga, taman ini adalah taman bermain yang inklusif. Tersedia area bermain anak, lapangan basket, serta alur jogging yang ramah bagi segala usia.

Setelah lelah beraktivitas, Anda bisa bersantai di warung-warung lesehan yang tersedia sambil menikmati kudapan lokal.

Fasilitas umum seperti musala, toilet, dan area parkir yang luas memastikan kenyamanan pengunjung terjaga dengan baik sepanjang hari.

Secara administratif, Taman Udayana terletak di lokasi yang sangat strategis, tepatnya di Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Selaparang.

Aksesnya sangat mudah dijangkau dari pusat kota maupun bagi wisatawan yang baru mendarat di Bandara Internasional Lombok.

Menariknya lagi, pengalaman wisata yang lengkap ini bisa dinikmati secara gratis. Pengunjung hanya perlu membayar biaya retribusi parkir yang sangat terjangkau, yakni Rp2.000 untuk roda dua dan Rp5.000 untuk roda empat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.