Waspada Ancaman Fenomena Perigee, 6 Wilayah Pesisir Sumatera Barat Potensi Banjir Rob
January 30, 2026 03:02 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini mengenai potensi Banjir Rob yang mengancam wilayah Pesisir Sumatera Barat.

Fenomena alam Fase Perigee dan Bulan Purnama menjadi pemicu utama meningkatnya ketinggian air laut maksimum di sepanjang garis pantai.

Masyarakat yang berdomisili di Pesisir Sumatera Barat perlu mengantisipasi dampak kenaikan pasang air laut ini mulai tanggal 1 hingga 5 Februari 2026.

Dikutip dari BMKG Jumatr (30/1/2026) berdasarkan pantauan data water level, kondisi ini berisiko mengganggu aktivitas bongkar muat di pelabuhan serta pemukiman warga di pinggir pantai.

Wilayah yang masuk dalam zona merah Pesisir Sumatera Barat mencakup Pesisir Kota Padang, Pesisir Kabupaten Padang Pariaman, Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan, Pesisir Kabupaten Agam, Pesisir Kabupaten Pasaman Barat, hingga Pesisir Kabupaten Mentawai.

Baca juga: Profil 4 Nagari Kecamatan Ampek Nagari Agam, Ada Wilayah yang Luasnya Capai 60 Persen Kecamatan

Kedatangan banjir air laut ini diperkirakan terjadi secara bersamaan di enam titik tersebut.

BMKG mengimbau warga untuk selalu siaga dalam mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut.

Selain mengancam pemukiman, banjir ini juga berpotensi mengganggu operasional tambak garam serta sektor perikanan darat yang berada di kawasan pesisir.

Para nelayan dan pelaku usaha maritim diminta terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG Maritim.

Pastikan perlengkapan keselamatan tersedia dan amankan barang berharga sebelum air masuk ke dalam bangunan akibat Pesisir Sumatera Barat yang terdampak fenomena astronomi ini.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.