TRIBUNJOGJA.COM – Apple melaporkan kinerja luar biasa pada kuartal pertama (Q1) 2026, dengan iPhone sebagai sorotan utama.
CEO Tim Cook menyebut iPhone mencatat kuartal terbaik sepanjang sejarah berkat permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Dalam laporan keuangan, Apple mencatat penjualan iPhone senilai Rp1.275 triliun (sekitar USD 85 miliar), naik dari Rp1.035 triliun (USD 69 miliar) pada periode yang sama tahun lalu.
Cook mengungkapkan bahwa penjualan iPhone di China mencetak rekor sepanjang masa.
Pendapatan di kawasan Greater China melonjak dari Rp277,5 triliun (USD 18,5 miliar) menjadi Rp382,5 triliun (USD 25,5 miliar).
“Ini adalah kuartal iPhone terbaik dalam sejarah di Greater China,” kata Cook dikutip Tribunjogja.com dari techcrunch, Jumat 30 Januari 2026.
Ia menambahkan bahwa antusiasme terhadap iPhone 17 yang diluncurkan September lalu menjadi pendorong utama.
Lalu lintas pengunjung di toko Apple di China juga tumbuh dua digit dibanding tahun sebelumnya.
Selain China, India juga menjadi pasar penting.
Cook menyebut Apple mencatat rekor pendapatan kuartalan di negara tersebut, tidak hanya untuk iPhone, tetapi juga Mac, iPad, dan layanan.
“India adalah pasar smartphone terbesar kedua di dunia dan pasar PC terbesar keempat,” ujar Cook.
Ia menyebut kuartal ini sebagai periode yang “sangat luar biasa” bagi Apple di India.
Penjualan Global Meningkat
Laporan keuangan Apple menunjukkan peningkatan penjualan di seluruh kawasan:
Kuartal pertama 2026 menegaskan bahwa iPhone tetap menjadi pusat kesuksesan Apple.
Dengan rekor penjualan di China dan India, serta peningkatan di Amerika dan Eropa, Apple menunjukkan momentum global yang kuat.
Selain perangkat keras, pendapatan dari layanan juga mencetak rekor, memperkuat strategi ekosistem perusahaan. (iwe)