Bupati Biak Temukan Krisis Oksigen Saat Sidak Puskesmas Poiru di Pulau Numfor 
January 30, 2026 04:29 PM

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale

TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR - Bupati Biak Numfor, Provinsi Papua, Markus Mansnembra melakukan inspeksi langsung terhadap pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan terluar yaitu Numfor dan mendapati kegagalan fungsi peralatan vital. 

Bupati Markus mengaku kunjungan ke Puskesmas Poiru, Distrik Poiru, Pulau Numfor pada Kamis, (29/1/2026), untuk melihat secara langsung kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Dalam kunjungan ini, bupati mengapresiasi petugas kesehatan yang telah menjaga kebersihan lingkungan dengan baik, sehingga Puskesmas Poiru terlihat bersih dan tertata rapi.

Baca juga: Lebih dari Sekadar Agama, FKUB Biak Numfor Kini Jadi Jembatan Kerukunan Antarsuku

Markus mengakui adanya keterbatasan terkait ketersediaan oksigen. Alat bantu pernapasan yang menggunakan aliran listrik namun tidak berfungsi. 

Setelah dilakukan pengecekan bersama petugas Puskesmas, ternyata tabung oksigen sedang dibawa ke Biak Kota untuk pengisian.

“Setelah kami cek bersama-sama, ternyata tabung oksigen tidak tersedia dan informasinya satu tabung yang ada, sedang dikirim ke Biak Kota untuk dilakukan pengisian,” terang bupati melalui siaran pers yang diterima Jumat, 30 Januari 2026.

Kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah sebab ketersediaan oksigen merupakan kebutuhan penting dalam pelayanan kesehatan, terutama untuk mengantisipasi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat.

aasjdjasdladlasd
PUSKESMAS POIRU - Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra saat meninjau Puskesmas Poiru, Kamis, (29/1/2026). Dari kunjungan ini, bupati menemukan terjadi krisis tabung oksigen medis.

“Kalau kita tidak bisa mengantisipasi ketersediaan oksigen, tentu ini sangat disayangkan ketika ada masyarakat atau pasien yang membutuhkan bantuan pernapasan,” ujarnya.

Baca juga: TNI dan Pemkab Nabire Bersihkan 6 Ton Sampah di Terminal Oyehe

Bupati memastikan pemerintah akan melakukan pemenuhan fasilitas kesehatan secara bertahap sesuai dengan anggaran pemkab.

Mantan Bupati Sarmi ini berpesan kepada dinas kesehatan agar melakukan pengawasan secara ketat terhadap seluruh fasilitas kesehatan, tidak hanya di Puskesmas Poiru, tetapi juga di seluruh puskesmas yang ada, khususnya di Pulau Numfor.

“Jarak Pulau Numfor ke Biak maupun ke Manokwari cukup jauh, sehingga kesiapan fasilitas kesehatan harus menjadi perhatian agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Dalam kesempatannya, bupati mengapresiasi petugas Puskesmas Poiru yang telah bekerja dengan penuh semangat, walaupun pelayanan di sana sudah berjalan 1X24 jam. 

Puskesmas Poiru merupakan satu dari 21 Puskesmas yang ada di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua. 

Puskesmas ini melayani masyarakat di wilayah Distrik Poiru yang terdiri dari 9 kampung, diantaranya Kampung Bawei, Sauri, Manggari, Andei, Serdori, Andei Sup, Koryakam, Saunbri, dan Syoribo.

Baca juga: Kolaborasi Strategis Pertamina-SERUNI KMP: Akhiri Krisis Air Bersih di Perbatasan Jayapura-PNG

Numfor merupakan pulau yang hampir berbentuk oval dengan luas 335 kilometer persegi dan terletak antara Pulau Biak di Provinsi Papua serta Kota Manokwari di Provinsi Papua Barat.

Terdiri dari 5 distrik dengan jumlah penduduk 10.456 jiwa  pada tahun 2017.

Secara geografis, pulau ini lebih dekat dengan Manokwari di Provinsi Papua Barat, namun secara administrasi, Numfor masuk jadi bagian dari Provinsi Papua.

Akses transportasi dari Biak atau Manokwari ke Numfor adalah dengan menggunakan kapal perintis, ataupun dengan menggunakan penerbangan perintis.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.