Penemuan Jasad dalam Karung Kembali Terjadi, Korban Sama-sama Balita
January 30, 2026 04:39 PM

TRIBUNNEWS.COM - Penemuan jasad balita dalam karung kembali terjadi. Setelah kasus di Desa Toluwonua, Kecamatan Mowila, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara pada September 2025, kali ini kasus serupa terjadi di Kelurahan Gunung Simping, Kecamatan Cilacap Tengah, Jawa Tengah. 

Bocah 4 Tahun di Cilacap Ditemukan Tewas dalam Karung

Pencarian panjang yang melibatkan keluarga, warga, dan aparat kepolisian di Kelurahan Gunung Simping, Kecamatan Cilacap Tengah, berakhir tragis.

Seorang bocah perempuan berusia 4 tahun 10 bulan ditemukan meninggal dunia dalam karung, Jumat (30/1/2026).

Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhi Buwono menjelaskan, korban terakhir terlihat pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB saat bermain bersama teman-temannya di sekitar rumah.

“Korban sempat kembali ke rumah dan bertemu kakeknya, lalu pamit untuk membeli es dan bermain lagi, namun hingga sore hari tidak kembali,” ujarnya.

Karena tidak kunjung pulang, keluarga melakukan pencarian dengan bertanya kepada warga sekitar sebelum melaporkan kehilangan ke Polsek Cilacap Tengah.

Aparat bersama warga kemudian melakukan pencarian hingga malam hari, namun hasilnya nihil.

Keesokan harinya, sekitar pukul 06.30 WIB, seorang tetangga menemukan karung mencurigakan di samping rumahnya, berjarak sekitar 20 meter dari rumah korban. Setelah diperiksa, karung berisi plastik hitam yang di dalamnya terdapat jasad anak perempuan.

Petugas kepolisian segera melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal dengan melibatkan tenaga medis.

Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Margono Banyumas untuk autopsi guna mengetahui penyebab kematian.

Dalam penyelidikan awal, polisi memeriksa empat saksi, termasuk kakek korban dan warga sekitar lokasi penemuan.

“Kami masih menunggu hasil autopsi dan terus melakukan pendalaman agar perkara ini bisa segera kami tuntaskan,” tegas Kapolresta.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Jasad dalam Karung di Tangerang Ditangkap, Penyebab Kematian Diselidiki

Kasus Serupa di Konawe Selatan

Satreskrim Polres Konawe Selatan berhasil meringkus terduga pelaku pembunuhan terhadap bocah perempuan berusia 5 tahun.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga aksi keji tersebut diawali dengan kekerasan seksual.

Kapolres Konawe Selatan, AKBP Febry Sam, menjelaskan bahwa pelacakan dilakukan dengan bantuan dua ekor anjing pelacak K-9 dari Direktorat Samapta Polda Sultra.

“Motif awal yang kita temukan adalah pelecehan seksual,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025).

Pelaku berinisial AF (18) ditangkap beberapa jam setelah jasad korban ditemukan terbungkus karung di area hutan Desa Toluwonua, Kecamatan Mowila. AF diduga menghabisi nyawa korban di rumahnya, lalu membuang jasad dengan karung untuk menutupi jejak kekerasan seksual.

Tim K-9 mengendus jejak hingga mengarah ke rumah pelaku yang hanya berjarak empat rumah dari kediaman korban. Di lokasi, polisi menemukan sejumlah barang bukti milik korban, seperti sandal dan pakaian dalam, serta bantal dan kasur yang diduga digunakan saat aksi pelecehan.

“Di TKP, kita sudah mengamankan beberapa barang bukti di antaranya bantal, selimut, sarung, koper, sandal korban, hingga celana dalam yang ditemukan oleh anjing K-9,” jelas Kapolres.

Berdasarkan bukti tersebut, AF yang sempat melarikan diri ke hutan berhasil ditangkap dan diamankan ke Polres Konawe Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk diautopsi guna memastikan penyebab kematian.

(TRIBUNJATENG/TRIBUNNEWS)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.