Gempa Sangat Kecil di Sumedang Tadi Pagi Berasal dari Sesar dekat Sesar Lembang
January 30, 2026 05:29 PM

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi berkekuatan 2,7 Magnitudo yang menggetarkan wilayah barat Kabupaten Sumedang, dipicu akibat segmen sesar di sebelah timur Sesar Lembang. 

Gempa bumi yang mengguncang wilayah Tanjungsari dan Sukasari ini terjadi pada Jumat (30/1/2026) pukul 05:13 WIB.

BMKG melaporkan Episenter gempa ini terletak pada koordinat 6.87 Lintang Selatan; 107.75 Bujur Timur. 

Gempa bumi terjadi pada jarak 18 kilometer Barat Kabupaten Sumedang, pada kedalaman 5 kilometer. 

Daryono, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG mengatakan, berdasarkan  lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi berkedalaman dangkal diduga diakibatkan oleh aktivitas sesar aktif. 

"Ada segmen sesar di sebelah timur sesar Lembang," kata Daryono, dihubungi Tribun  Jabar.id 

Baca juga: Gempa Bumi Guncang Sumedang, Terasa di Tanjungsari dan Sukasari, Warga Diminta Tak Panik

Daryono mencatat gempa tersebut dirasakan warga Kecamatan Sukasari, Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, dan warga Kecamatan Cileunyi, Kecamatan Cilengkrang, dan Kecamatan Cimeyan, Kabupaten Bandung, dengan Skala Intensitas II - III MMI. 

Berdasarkan laporan warga, kata Daryono, akibat getaran gempa bumi tersebut, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. 

"Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut," katanya. 

Gambaran patahan atau sesar di Jawa Barat, ada Sesar Lembang sampai Sesar Baribis
Gambaran patahan atau sesar di Jawa Barat, ada Sesar Lembang sampai Sesar Baribis (jurnal.unpad.ac.id)

Seperti diketahui, Sesar Lembang memanjang hingga di sekitar Gunung Manglayang, atau dekat Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang. 

Sesar atau patahan merupakan retakan pada kerak bumi yang disertai pergesekan antara dua blok batuan.

Sementara itu, Sesar Lembang merupakan salah satu sesar patahan aktif di Jabar yang membentang di utara Kota Bandung.

Berikut adalah daftar skala magnitudo gempa bumi beserta penjelasannya:

  • 0.0 – 1.9 (Mikro): Gempa sangat lemah yang tidak terasa oleh manusia. Hanya dapat dideteksi dan dicatat oleh alat seismograf.
  • 2.0 – 2.9 (Sangat Kecil): Umumnya tidak terasa, namun dalam kondisi tenang, beberapa orang yang sangat sensitif mungkin merasakan guncangan kecil.
  • 3.0 – 3.9 (Kecil): Guncangan terasa nyata di dalam rumah, getarannya serupa dengan truk besar yang melintas di dekat bangunan. Jarang menimbulkan kerusakan.
  • 4.0 – 4.9 (Ringan): Dirasakan oleh hampir semua orang. Benda-benda yang tergantung akan bergoyang, barang di rak bisa jatuh, dan kaca jendela mungkin bergetar hingga pecah.
  • 5.0 – 5.9 (Sedang): Dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan dengan konstruksi yang buruk. Guncangan terasa sangat kuat dalam cakupan wilayah yang luas.
  • 6.0 – 6.9 (Kuat): Dapat mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan di wilayah padat penduduk dalam radius hingga 160 kilometer dari pusat gempa.
  • 7.0 – 7.9 (Besar): Gempa bumi serius yang menyebabkan kerusakan besar di area yang sangat luas. Bangunan permanen bisa roboh total dan terjadi retakan di tanah.
  • 8.0 – 8.9 (Hebat): Kerusakan luar biasa berskala regional. Jembatan runtuh, rel kereta api melengkung, dan seringkali memicu tsunami dahsyat jika terjadi di laut.
  • 9.0 ke atas (Sangat Hebat): Kehancuran total di wilayah yang sangat luas. Mampu mengubah struktur geografi bumi (pergeseran pulau/kerak bumi). Kejadian ini sangat jarang terjadi.

(*)

Laporan : Kiki Andriana 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.