TRIBUNGAYO.COM - Pembangunan hunian sementara (huntara) di tiga provinsi yang diterjang banjir dan longsor pada November 2025 sudah mendekati rampung.
Tiga provinsi meliputi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Untuk Aceh, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera menuturkan, pembangunan hunian sementara (Huntara) di Aceh sudah mencapai ribuan unit.
Dipacunya pembangunan huntara dengan target, sebelum bulan Ramadhan, warga yang mengungsi di tenda darurat bisa secepatnya pindah ke huntara.
Huntara yang dibangun di Aceh tersebar di beberapa kabupaten/kota yang terdampak bencana alam pada akhir tahun 2025 tersebut.
Melansir Kompas.com, Juru Bicara (Jubir) Satgas PRR Pascabencana Sumatera Amran mengatakan, jumlah huntara yang sudah rampung mencapai 3.248 unit, dari total 15.651 yang akan dibangun.
"Untuk data sementara di Provinsi Aceh, Huntara sudah 100 persen ya, itu sebanyak 3.248 ya yang selesai," kata Amran.
Jubir Satgas PRR Amran mengatakan itu dalam konferensi pers Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Sumatera, di Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2026).
Sementara itu, jumlah warga yang akan menerima Dana Tunggu Hunian (DTH) di Aceh mencapai 9.766, dengan total rekening yang telah diterima mencapai 2.559.
"Ini sementara berproses terus, meminta data yang lebih lengkap di lapangan. Ini adalah sumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, BNPB," beber dia.(*)
Baca juga: Tinjau Agusen Gayo Lues, Bupati Suhaidi Tegaskan Huntara Dibangun Pemerintah Sangat Layak Dihuni
Baca juga: Camat Tegaskan BNPB Akan Bangun Jembatan Tanjung Leuser & Normalisasi Pantai Goyang di Aceh Tenggara