TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Jawa Timur - Penyebab kematian Fauzen, warga Surabaya yang ditemukan tinggal kerangka di Sampang, Madura masih menjadi misteri. Sampai saat ini pihak kepolisan masih melakukan penyelidikan.
Kerangka tersebut ditemukan di wilayah Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, , Kamis (29/1/2026). Berdasar keterangan warga yang mengaku keluarga korban, kerangka tersebut bernama Fauzen yang lahir di Sampang pada 1 Juli 1995.
Almarhum tercatat sebagai warga Sidoyoso Kali Selatan Nomor 17, Kelurahan Tambak Rejo, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya.
Satreskrim Polres Sampang telah melakukan olah TKP terkait latar belakang peristiwa. Dalam proses tersebut, polisi melibatkan Tim Inafis Polda Jawa Timur serta Dokpol Polda Jatim guna memastikan keakuratan identifikasi dan penyelidikan.
Tim gabungan dipimpin oleh Kasi Inafis Dirreskrimum Polda Jatim, Kompol Soekris Trihartono, bersama enam personel.
Dari hasil penyisiran lanjutan di lokasi, petugas kembali menemukan sisa rangka tulang manusia yang diduga merupakan bagian tubuh korban. Temuan tersebut langsung diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Tak berhenti di lokasi penemuan awal, tim gabungan juga melakukan ekshumasi atau pembongkaran ulang makam kerangka tulang di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Pajudan, Kecamatan Sampang.
"Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelengkapan identifikasi serta kebutuhan autopsi lanjutan," kata Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo, Kamis (29/1/2026).
Usai proses ekshumasi, kerangka tulang korban dibawa ke RSUD Sampang untuk dilakukan autopsi ulang dan penyusunan struktur tulang oleh tim medis.
Proses tersebut bertujuan membantu kepolisian mengungkap penyebab kematian korban secara lebih detail.
Pihak RSUD Sampang menyerahkan kembali kerangka tulang almarhum kepada pihak keluarga.
Selanjutnya, jenazah dibawa ke Surabaya untuk dimakamkan di tempat pemakaman keluarga.
"Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap fakta sebenarnya," pungkasnya.
Untuk diketahui, kerangka manusia itu pertama kali ditemukan warga pada Rabu, 21 Januari 2026, di Dusun Gayam, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong.
Penemuan tersebut sempat menggegerkan masyarakat setempat dan langsung dilaporkan ke pihak berwajib.
Berdasarkan keterangan warga yang mengaku keluarga korban.
Korban diketahui bernama Fauzen, lahir di Sampang pada 1 Juli 1995.
Almarhum tercatat sebagai warga Sidoyoso Kali Selatan Nomor 17, Kelurahan Tambak Rejo, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya.(*)
Selengkapnya baca di sini