SRIPOKU,COM, PALEMBANG – Pertandingan sengit tersaji dalam laga antara tuan rumah Sumsel United menjamu Garudayaksa di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Jumat (30/1/2026) malam.
Hingga turun minum, kedua tim masih bermain imbang tanpa gol dengan skor kacamata 0-0.
Sepanjang 45 menit pertama, jual beli serangan terjadi, namun kedisiplinan barisan pertahanan kedua kesebelasan membuat peluang yang tercipta sulit dikonversi menjadi gol.
Tercatat, masing-masing tim hanya mampu melesatkan dua tendangan tepat sasaran (shot on target) ke arah gawang.
Sumsel United yang tampil mengenakan kostum biru navi langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit kick-off dibunyikan.
Di sisi lain, tim tamu Garudayaksa yang mengenakan seragam putih-hitam merespons dengan penjagaan area pertahanan yang sangat ketat.
Memasuki menit ke-10, intensitas permainan mulai meningkat saat kedua tim mencoba menemukan ritme permainan.
Meski Sumsel United unggul dalam penguasaan bola, pertahanan rapi dari klub berjuluk Spirit of Garuda tersebut membuat tim asuhan Nil Maizar kesulitan menembus kotak penalti.
"Liat lawan, sabar lagi, sabar lagi," ujar Nil Maizar dipinggir lapangan saat memberikan intruksinya pada Jumat (30/1/2026) malam.
Tak hanya soal serangan, Nil Maizar juga menekankan pentingnya melakukan tekanan (pressing) agar pemain lawan tidak memiliki ruang tembak yang bebas.
"Ayo press, jangan biarkan sendiri. Saat dapat bola harus ada opsi," tegasnya.