Beijing (ANTARA) - Kementerian Transportasi China pada Jumat (30/1) menyebutkan bahwa negara itu mencatatkan sebanyak 66,86 miliar perjalanan penumpang lintas regional pada 2025, meningkat sebesar 3,5 persen secara tahunan (yoy).
Lalu lintas penumpang kereta naik 6,7 persen dibanding setahun lalu pada 2025, sedangkan jumlah penumpang penerbangan sipil meningkat 5,5 persen.
"Sementara itu, pergerakan penumpang angkutan jalan tumbuh 3,3 persen," kata juru bicara (jubir) Kementerian Transportasi China Li Ying dalam sebuah konferensi pers.
Menurut dia, tahun lalu, sektor transportasi beroperasi secara stabil dengan kemajuan.
Sektor angkutan barang juga mencatat pertumbuhan solid seiring China menangani 58,7 miliar ton kargo komersial pada 2025, naik 3,2 persen (yoy).
Volume pengiriman ekspres melonjak ke angka 199 miliar paket, naik 13,7 persen dari tahun sebelumnya.
Total throughput kargo pelabuhan mencapai 18,34 miliar ton pada 2025, naik 4,2 persen. Sementara itu, throughput peti kemas meningkat 6,8 persen menjadi 350 juta TEU (twenty-foot equivalent unit).
Investasi di sektor transportasi tetap berada pada level tinggi. China diperkirakan menyelesaikan lebih dari 3,6 triliun yuan (1 yuan = Rp2.416) atau sekitar 516,7 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp16.786) dalam investasi aset tetap di sektor transportasi pada 2025.
Dari total tersebut, investasi perkeretaapian diperkirakan mencapai 901,5 miliar yuan, sedangkan investasi jalan raya dan jalur air diproyeksikan menerima lebih dari 2,6 triliun yuan. Investasi penerbangan sipil diperkirakan akan mencapai 120 miliar yuan.







