Whip Pink Masih Misterius, Tapi Polisi Hentikan Penyelidikan Kematian Lula Lahfah
January 31, 2026 05:15 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sepekan setelah jasad selebgram Lula Lahfah (26), pacar YouTuber sekaligus streamer gaming Muhammad Reza Oktovian alias Reza Arap, ditemukan di Apartemen Essence Darmawangsa, Jakarta Selatan, polisi resmi menghentikan penyelidikan kematiannya.

Keputusan ini diambil meski keberadaan tabung whip pink di lokasi kejadian masih menyisakan misteri.

Penemuan dan Pemakaman

Lula ditemukan meninggal dunia pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 18.44 WIB.

Kecurigaan muncul setelah pengelola membuka pintu unit dan petugas keamanan mendapati Lula tergeletak kaku di atas kasur. 

“Benar bahwa seorang influencer berinisial LL ditemukan meninggal dunia di Apartemen Essence Darmawangsa pada Jumat, 23 Januari 2026, sekitar pukul 18.44 WIB,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.

Sehari setelah ditemukan meninggal, pihak keluarga langsung memakamkan jenazah Lula di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (24/1/2026) siang. Keputusan cepat ini diambil setelah jenazah sempat dibawa ke RSUP Fatmawati untuk pemeriksaan awal.

Misteri Barang Bukti

Dalam olah TKP, polisi menemukan tabung whip pink berwarna pink dalam keadaan kosong.

Tabung ini diduga berisi Nitrous Oxide (N2O), dikenal sebagai “gas tertawa” yang belakangan kerap disalahgunakan.

Sidik jari Lula ditemukan pada tabung tersebut, namun asal-usul dan penggunaannya belum terungkap.

Selain itu, polisi juga menyita bercak darah di seprai, tisu bekas, serta 44 butir obat dalam kotak merah jambu. Semua barang bukti dikonfirmasi milik Lula.

Klarifikasi Kehadiran Reza Arap

Polres Metro Jakarta Selatan menegaskan bahwa Reza Arap tidak berada di TKP saat jasad Lula pertama kali ditemukan.

Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi, asisten Lula berinisial A adalah orang yang pertama kali mendapati Lula tak bernyawa.

Saksi kemudian menghubungi Reza, yang datang beberapa saat kemudian bersama dokter Rizky. 

Pemeriksaan medis di lokasi menyatakan Lula telah meninggal dunia.

Polisi menekankan kehadiran Reza adalah bentuk respons cepat setelah dihubungi saksi, bukan saat pertama kali jasad ditemukan.

Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan spekulasi yang beredar di media sosial.

Baca juga: Suderajat Penjual Es Gabus Kena Semprot Dedi Mulyadi: Kantongi Rp 100 Juta, tapi Masih Ngaku Sulit

Kondisi Terakhir Lula

Dokter Rizky dari Mardhiyah Medical Clinic Depok mengungkap kondisi terakhir Lula saat tiba di apartemen.

“Saat saya temui, kondisi almarhumah sudah tidak sadar,” ujarnya.

Pemeriksaan denyut nadi, jantung, dan pernapasan tidak menemukan tanda kehidupan. Ia menyimpulkan Lula telah meninggal dunia sekitar pukul 19.20 WIB. 

“Kewajiban saya adalah mendokumentasikan temuan pemeriksaan dalam bentuk surat, untuk keperluan pengurusan pemakaman oleh pihak keluarga,” jelasnya.

Keputusan Polisi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan tidak ada unsur pidana dalam kasus ini.

“Perkara ini oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan dinyatakan dihentikan karena tidak ditemukannya tindak pidana dan perbuatan melawan hukum,” ujarnya.

Kasat Reskrim AKBP Iskandarsyah menambahkan, hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda kekerasan di tubuh Lula.

Penolakan Autopsi

Polisi juga tidak bisa memastikan penyebab kematian Lula karena keluarga menolak autopsi.

“Kita tidak bisa menyimpulkan karena tidak dilakukan autopsi,” kata Budi Hermanto. Keputusan keluarga didasarkan pada tidak ditemukannya tanda kekerasan di tubuh Lula.

Meski penyelidikan resmi dihentikan, misteri whip pink di kamar Lula Lahfah, kehadiran Reza Arap, dan keputusan cepat keluarga memakamkan jenazah tetap menyisakan pertanyaan. Publik pun dibiarkan bertanya-tanya, apa sebenarnya yang terjadi di balik kematian sang selebgram.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.