TRIBUNWOW.COM - Persebaya Surabaya enggan tidur, Bernardo Tavares beri sinyal comot 1 nama, sikut Persib Bandung dan Persija Jakarta? Cek potensinya.
Dilansir TribunWow.com, Persebaya Surabaya masih enggan tertidur dini di jendela transfer paruh musim 2025/2026.
Kedatangan empat pemain asing Persebaya Surabaya tak membuat mereka berpuas diri untuk mengakhiri perburuan pemain di paruh musim.
Justru, pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares dikabarkan masih akan mendatangkan satu pemain baru lagi.
Baca juga: Transfer Anti Degradasi Liga 2 Persis Solo: Eksodus Persebaya Surabaya, Next Pemain Kesayangan Bonek
Terlebih, secara usia, Adre Arido masih sangat muda yakni 21 tahun.
Di sisi lain, jika merujuk pada skuad Persebaya Surabaya, Adre Arido bisa saja ambil hati Bernardo Tavares dengan merebut posisi kiper kedua dari Andhika Ramadhani.
Hal itu tak terlepas dari sosok Ernando Ari yang sulit tergoyahkan karena performa konsistennya di bawah mistar Persebaya Surabaya dalam beberapa musim terakhir.
Menit bermain bisa saja didapatkan Adre Arido jika Ernando Ari absen bersama Persebaya Surabaya karena panggilan Timnas Indonesia.
Belum lama ini, kabar mengejutkan datang dari pergerakan transfer Persebaya Surabaya.
Di luar dugaan, di tengah mata memandang pergerakan transfer asing Persebaya Surabaya, Bajul Ijo kini dikaitkan dengan striker berlabel Timnas Indonesia anak emas Shin Tae-yong.
Ya, sosok yang dimaksud tak lain ialah bomber yang lagi dipinjamkan Persib Bandung ke Malut United, Dimas Drajad.
Kabar masuknya Dimas Drajad ke lis belanja Persebaya Surabaya dibongkar oleh akun fans base Bajul Ijo, @tribunpersebaya, Kamis (8/1/2026).
"RUMOUR
Apakah dia tertarik gabung kita?
Ya atau tidak, coach @bernardotavares80?" tulis @tribunpersebaya.
Bicara peluang, kans Persebaya Surabaya amankan Dimas Drajad terbuka lebar.
Persib Bandung ditaksir bakal sukarela sebagai pemilik melepas Dimas Drajad.
Pasalnya, posisi di tim utama lini depan sudah pasti diperebutkan Andrew Jung dan Ramon Tanque.
Bahkan, keduanya bermain bergantian di setiap laga sesuai keinginan dan komposisi yang dimainkan oleh Bojan Hodak.
Selain itu, kasusnya yang buat Bobotoh geram karena ikut selebrasi saat Persib Bandung kebobolan kala bertandang ke markas Malut United jadi batu pengadangnya untuk kembali.
Sementara Malut United yang meminjamnya hingga akhir musim 2025/2026 ditaksir enggan mempermanenkannya.
Hal itu dapat dilihat dari menit bermain Dimas Drajad yang minim bersama Malut United dengan 6 laga dari 77 menit bermain yang dibukukan.
Di sisi lain, jika dilihat secara durasi kontrak, peluang paling terbuka yang bisa dilakukan Persebaya Surabaya dengan mengambil akusisi opsi peminjaman hingga akhir musim dari Malut United.
Mengingat, kontrak eks Persikabo itu masih terikat bersama Persib Bandung sampai dengan 2027 mendatang.
Baca juga: Transfer Kejutan Persebaya: Anak Emas Timnas Indonesia Era STY Digoda, Persib Mulus, Malut Ikhlas?
Persebaya Surabaya kembali terendus bidik pemain asal Brasil pada jendela transfer paruh musim 2025/2026.
Terbaru, pemain bidikan asal Brasil Persebaya Surabaya mengarah ke striker berlabel grade Liga 1 Polandia.
Sosok bomber bidikan Persebaya Surabaya grade Liga 1 Polandia yang dimaksud yakni Joao Tavares.
Kabar masuknya Joao Tavares ke dalam lis belanja Persebaya Surabaya dibongkar oleh akun Instagram seputar sepak bola Indonesia, @transfernews__ft, Selasa (13/1/2026).
Sayangnya, Persebaya Surabaya tak sendiri dalam berburu tanda tangan Joao Tavares.
Di mana, Persebaya Surabaya harus sikut klub Liga 1 lainnya, Persijap Jepara dalam perburuan tanda tangan Joao Tavares.
"RUMOR
2 Klub Super League Indonesia yakni Persebaya Surabaya, Dan Persijap Jepara kabarnya tertarik untuk mendatangkan Striker asing asal Brasil, Joao Tavares (23).
Joao Tavares, saat ini berstatus tanpa klub. Dan sebelumnya bermain untuk Radomiak Radom Polandia (1tier), dan mencatatkan 2 Gol 1 Assist dalam 9 pertandingan. Kemanakah sang pemain akan berlabuh," tulis @transfernews__ft.
Bicara peluang, kans eks Radomiak itu didatangkan Persebaya Surabaya dan Persijap Jepara terbuka lebar.
Pasalnya, Joao Tavares saat ini dikabarkan berstatus tanpa klub.
Namun anehnya, status terkini di laman Transfermarkt, Joao Tavares sebagai pemain Ipatinga FC sejak per 2 Mei 2025.
Sehingga, patut di follow up lagi terkait status Joao Tavares di jendela transfer paruh musim ini.
Seraya Persebaya Surabaya harus menawarkan tawaran personal lebih menggiurkan secara gaji dan kontrak dibandingkan Persijap Jepara.
Baca juga: Gerbong Brasil Bernardo Tavares dari Kampung Halaman: Persebaya Surabaya Bungkus Nama di Luar Radar
Bek kiri PSM Makassar, Victor Luiz kini tengah dikaitkan dengan tiga tim besar asal Jawa Timur.
Ketiga tim besar asal Jawa Timur yang disebut-sebut dekati Victor Luiz yakni Persebaya Surabaya, Arema FC dan Persik Kediri.
Kabar masuknya Victor Luiz ke dalam lis bidikan Persebaya Surabaya, Arema FC dan Persik Kediri dibongkar oleh satu di antara akun Instagram seputar sepak bola Indonesia, @ngapakfootball.
"Bek kiri PSM, Victor Luiz wangsitnya sedang didekati Arema FC, Persebaya dan Persik Kediri son
Di PSM musim ini, Victor Luiz sejauh ini sudah bermain 12x dengan mencetak 1 gol dan 4 assist son
Stay di PSM atau berlabuh ke klub lain? Markili," tulis @ngapakfootball.
Sempat di atas angin, Arema FC harus berhati-hati setelah gabungnya Bernardo Tavares ke Persebaya Surabaya.
Hal itu tak terlepas dari sosok Bernardo Tavares lah yang sukses meyakinkan Victor Luiz untuk mau merapat ke PSM Makassar.
Itu berarti, adu tawaran menarik secara personal baik gaji dan nilai kontrak jadi senjata terakhir keduanya untuk bisa amankan Victor Luiz.
Baca juga: Suporter Persija Jakarta Lagi Musim Serbu Alumnus Persib Bandung: 1 Pemain Setia Maung yang Dibuang
Persebaya Surabaya memasukkan nama gelandang serang asal Brasil yang sebelumnya dikaitkan dengan Persija Jakarta, Rodrigo Bassani.
Kabar masuknya Rodrigo Bassani ke dalam lis belanja Persebaya Surabaya dibongkar oleh akun seputar sepak bola Indonesia, @transfernews_ft, Jumat (19/12/2025).
"RUMOR
Gelandang serang asing asalBrazil, Rodrigo Bassani (28), kabarnya dikaitkan dengan salah satu tim Super League Indonesia, yakni Persebaya Surabaya.
Rodrigo Bassani Sebelumnya bermain untuk Bucheon FC Korea (2tier), Dan telah mencatatkan 28 gol, 15 assist, dalam 79 pertandingan," tulis @transfernews__ft, Jumat (19/12/2025).
Berbeda dengan Persebaya Surabaya, masuknya nama Rodrigo Bassani awalnya bukan dirumorkan oleh akun rumor melainkan dari manuver yang dilakukan Jakmania.
Di mana, Jakmania tak disangka serbu unggahan terkini Rodrigo Bassani di Instagram pribadinya, Selasa (9/12/2025).
Rodrigo Bassani menuliskan momen dirinya dan Bucheon FC yang sukses promosi ke K-League 1 musim depan.
"KITA BERHASIL!!!
Akses ke K1
Terima kasih untuk semua yang telah menjadi bagian dari ini, sungguh hari yang istimewa, aku tidak akan pernah melupakan momen ini!!
Terima kasih cintaku @belogabi_ dan anak-anakku karena selalu berada di sisiku (di saat senang dan terutama di saat susah). Tanpa kalian di sisiku, aku tidak akan menjadi diriku yang sekarang! Hanya kita yang tahu betapa berat perjuangan kita untuk sampai di sini, tetapi semua itu sepadan (rencana perjalanannya sempurna
Terima kasih ibu dan ayah karena selalu mendukungku bahkan dari jauh @elisbassaniejoaocarlos
Terima kasih @bucheonfc1995, kalian sangat istimewa
Terima kasih Bunda Maria dari Aparecida," tulis @rodrigobassani97.
Baca juga: Daftar 17 Kategori Penghargaan PSSI Awards 2026: Ada Link Votenya? Persija dan Persib Kontradiktif
Untuk statistik terkini, pemain yang bisa diperankan di posisi gelandang serang, sayap kanan dan kiri itu sukses catatkan 16 gol dan 8 assist dari 42 pertandingannya bersama Bucheon FC di musim ini.
Lantas, bagaimana peluang Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta jika benar tertarik untuk amankan Rodrigo Bassani?
Bicara peluang, kans Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta untuk amankan Rodrigo Bassani terbilang terbuka.
Mengingat, pemain berusia 28 tahun itu kontraknya masih sisakan 1 tahun ke depan atau lebih tepatnya bakal usai pada 31 Desember 2026.
Dengan kata lain, Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta harus merogoh kocek di angka kisaran Rp7,82 Miliar untuk bisa amankan tanda tangannya secara permanen.
Atau bisa juga dengan mengajukan proposal peminjaman ke Bucheon FC dengan opsi permanen setelah kontraknya resmi berakhir pada akhir musim 2025/2026.
Namun, merujuk peran penting Bassani, kecil kemungkinannya proposal peminjaman bakal di approve Bucheon FC.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)