TRIBUNMATARAMAN.COM - Pertandingan klasik akan tersaji antara Persebaya vs Dewa United di Super League Indonesia Minggu (1/2/2026).
Bernardo Tavares mewaspadai kebangkitan Dewa United yang datang dengan dua kemenangan beruntun serta materi pemain berpengalaman.
Ia menyoroti kekuatan finansial Dewa, perubahan gaya bermain, dan pola konsistensi mereka di putaran kedua.
Meski Persebaya sedang dalam tren empat kemenangan, Bernardo menegaskan laga tidak akan mudah.
Di sisi lain, ia juga memaparkan kondisi empat pemain asing baru yang masih dalam proses adaptasi dan belum 100 persen bugar, sehingga tidak ingin memaksakan mereka tampil penuh.
Baca juga: Prediksi Skor Persis Solo vs Persib Bandung di Super League Indonesia Siapa Jadi Pemenang?
Siaran Langsung Persebaya vs Dewa United Jumat (30/1/2026) tayang Live Streaming Indosiar dan TV Online Vidio.
Siaran Langsung Super League Indonesia laga Persebaya vs Dewa United juga disaksikan via Siaran Langsung Indosiar gratis jam 19.00 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menegaskan kewaspadaannya jelang laga menghadapi Dewa United pada pekan ke-19 Super League 2025/2026. Pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (1/2/2026), diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama datang dengan tren positif.
Dewa United tengah menatap laga ini dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka baru saja meraih dua kemenangan beruntun, yang sekaligus mengakhiri periode tujuh pertandingan tanpa hasil konsisten. Kondisi ini membuat Bernardo menilai lawannya sebagai tim yang kembali menemukan performa terbaik.
Kekuatan Finansial dan Materi Pemain Jadi Ancaman
Menurut Bernardo, Dewa United bukan tim sembarangan. Ia secara terbuka menyebut bahwa klub tersebut memiliki kekuatan finansial yang memungkinkan mereka merekrut pemain berkualitas kapan pun dibutuhkan.
“Mereka memiliki pemain-pemain bagus. Semua orang tahu bahwa Dewa adalah tim yang jika menginginkan pemain, mereka akan merekrut pemain tersebut karena mereka tidak memiliki masalah keuangan,” ujar Bernardo.
Ia juga menyoroti beberapa pemain berpengalaman yang memperkuat Dewa United, termasuk mantan pilar Persib Bandung seperti Nick Kuipers, Edo Febriansyah, dan Muhammad Natsir. Ketiganya dinilai membawa mental juara yang bisa menjadi pembeda di laga besar.
“Mereka meraih dua hasil terakhir yang bagus, jadi kami perlu memperhatikan hal ini,” tegas pelatih asal Portugal tersebut.
Bernardo juga mengamati pola permainan Dewa United sejak musim lalu. Menurutnya, klub tersebut kerap kesulitan di awal kompetisi, namun mulai tampil konsisten ketika memasuki putaran kedua.
Pola itu terbukti musim lalu saat Dewa United akhirnya mampu finis di peringkat kedua Liga 1 2024/2025, tepat di bawah Persib Bandung.
“Jadi saya percaya bahwa hal yang sama akan terjadi di musim ini,” kata Bernardo.
Selain konsistensi, ia menilai Dewa United kini mulai mengubah gaya bermain. Jika sebelumnya mereka lebih dominan menguasai bola, kini mereka justru sesekali menyerahkan inisiatif kepada lawan untuk memanfaatkan transisi ofensif.
“Sekarang terkadang Dewa memberikan bola kepada tim lawan untuk melakukan transisi ofensif. Jadi kami perlu memperhatikan hal ini juga untuk memiliki rencana A, B, dan C,” jelasnya.
Meski waspada, Persebaya datang dengan kepercayaan diri tinggi. Bajol Ijo sedang berada dalam tren positif setelah meraih empat kemenangan beruntun.
Namun Bernardo menegaskan bahwa laga ini tidak akan mudah. Ia berharap dukungan penuh dari Bonek dan Bonita di Stadion GBT bisa menjadi energi tambahan bagi timnya.
“Oleh karena itu, sangat penting bagi para pendukung kami untuk datang ke stadion memberikan energi tambahan bagi para pemain kami,” pungkasnya.
Selain membahas kekuatan lawan, Bernardo juga memaparkan kondisi terkini empat pemain asing anyar Persebaya, yakni Bruno Paraiba, Jefferson Silva, Gustavo Fernandes, dan Pedro Matos.
Pada laga terakhir saat Persebaya menang 3-0 atas PSIM Yogyakarta, tiga dari mereka sudah menjalani debut. Jefferson Silva tampil penuh, sementara Bruno Paraiba dan Pedro Matos masuk dari bangku cadangan pada menit ke-71. Hanya Gustavo Fernandes yang belum tampil.
“Jefferson bermain penuh selama pertandingan, jadi itu sangat bagus. Sekarang, dalam latihan tentu saja belum 100 persen karena sudah terlalu lama tidak bermain 90 menit,” ujar Bernardo.
Ia juga mengungkapkan bahwa Bruno Paraiba masih mengalami masalah otot sehingga tidak bisa bermain terlalu lama. Sementara itu, Pedro Matos dinilai lebih cepat beradaptasi karena sebelumnya tampil reguler bersama Semen Padang.
“Gustavo juga baru saja absen bermain untuk Portugal, jadi dia perlu meningkatkan staminanya,” tambahnya.
Bernardo menegaskan bahwa dirinya tidak ingin memaksakan keempat pemain asing tersebut bermain sejak menit awal, karena mereka baru sekitar tiga pekan bergabung dan masih beradaptasi dengan skema tim.
Jika dipaksakan bermain dalam kondisi fisik yang belum ideal, risiko cedera dinilai sangat tinggi.
“Terkadang jika ada masalah dengan pencegahan cedera atau waktu pemulihan, itu bisa menjadi pertimbangan tersendiri,” jelasnya.
Meski begitu, ia optimistis dalam beberapa pekan ke depan, keempat pemain tersebut akan berada dalam kondisi stabil dan mampu memberi kontribusi maksimal.
LINK Indosiar
LINK Vidio
Untuk dapat menyaksikan Super League 2025-26 di Vidio, Anda dapat memilih paket berlangganan dengan beberapa pilihan berbeda, di antaranya :
Paket Platinum 30 Hari dibanderol Rp43.290
Paket Platinum 1 Tahun senilai Rp298.590
Paket Diamond 30 Hari (HP dan tablet) Rp87.690
Paket Diamond 30 Hari (semua perangkat) Rp154.290
Paket Diamond 1 Tahun (HP dan tablet) Rp609.390
Paket Diamond 1 Tahun (semua perangkat) Rp1.053.390.
*Pembelian paket Diamond sudah termasuk akses nonton Liga Inggris dan semua harga tersebut sudah termasuk PPN 11 persen.
Prediksi Susunan Pemain
Persebaya Surabaya (4-3-3): Ernando Ari (GK); Arief Catur, Leo Lelis, Risto Mitrevski, Dejan Tumbas; Toni Firmansyah, Rachmat Irianto, Francisco Rivera; Gali Freitas, Malik Risaldi, Bruno Moreira. Pelatih: Bernardo Tavares.
Dewa United (4-3-3): Sonny Stevens; Ridzjar Nurviat, Brian Fatari, Nick Kuipers, Edo Febriansyah; Ricky Kambuaya, Hugo Gomes, Alexis Messidoro; Taisei Marukawa, Alex Martins, Stefano Lilipaly. Pelatih: Jan Olde Riekerink.
(tribunmataraman.com)