TRIBUNSUMSEL.COM,MUSIRAWAS- Damkar Musi Rawas berhasil mengevakuasi dua ekor ular hijau yang ditemukan bersarang di atap rumah atau plafon milik Afif Prasetyo, warga Dusun 5 Desa Sumber Karya Kecamatan STL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas.
Keberadaan ular tersebut, pertama kali diketahui pemilik rumahnya yang kemudian dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran (Damkar) Musi Rawas melalui Pos Sumber Harta.
Petugas Damkar Sumber Harta, Billy Dwi Nugroho mengatakan, sekira pukul 20.00 Wib malam tadi, salah satu petugas Damkar Sumber Harta mendapat laporan dari warga.
Laporan yang masuk, terkait adanya keberadaan ular di atap rumah salah satu warga di Dusun 5 Desa Sumber Karya Kecamatan STL Ulu Terawas, Musi Rawas.
"Laporan masuk pada Jumat, 30 Januari 2026 malam sekira pukul 20.00 Wib. Kemudian pukul 20.15 Wib, kami berangkat ke lokasi," kata Billy, saat dikonfirmasi Sripoku.com, Sabtu (31/1/2026).
Kemudian, sekira pukul 20.45 Wib, petugas pun tiba di lokasi. Setibanya, petugas pun mempersiapkan peralatan dan mencari keberadaan ular tersebut.
"Setelah dicari, ternyata ular tersebut berada di atap di sela-sela kayu dan genteng," ungkapnya.
Dikatakannya, karena keberadaannya yang cukup tinggi, 3 petugas pun langsung memanjat dinding untuk melakukan evakuasi ular tersebut.
"3 petugas yang naik, 1 bertugas sebagai mengevakuasi, 1 bertugas memegang karung dan 1 bertugas menerangi dengan senter," jelasnya.
Hanya saja sambung dia, dalam proses evakuasi, petugas sempat kesulitan, karena keberadaan ular yang berada di sela kayu dan genteng.
"Sempat kesulitan, karena ularnya ini posisinya ada diantara kayu dan genteng. Bahkan evakuasi berjalan kurang lebih 2 jam," ungkapnya.
Ditambahkannya, dari hasil pengamatan, ternyata ular tersebut jumlahnya bukan hanya satu, melainkan 3 ekor. Namun, hanya 2 ekor yang berhasil dievakuasi.
Baca juga: Jenazah Dimandikan Pakai Air Damkar Akibat Krisis Air, PDAM Lubuklinggau Minta Maaf
"Ularnya itu ada 3 ekor, tapi hanya 2 ekor yang berhasil dievakuasi, sedangkan 1 ekornya tidak bisa dievakuasi karena lari kebagian plafon," jelasnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, tak hanya itu, petugas juga menemukan sisik ular dibagian plafon pemilik rumah. Sehingga, besar kemungkinan, ular tersebut membuat sarang.
"Seperti ular itu bersarang di plafon, karena disana kami menemukan banyak sisik ular," ucapnya.
Terlepas dari itu, dia menghimbau kepada masyarakat agar mewaspadai hewan reptil tersebut. Mengingat, kondisi cuaca yang sering hujan, sehingga banyak ular masuk ke rumah warga.
"Banyak laporan yang masuk. Jadi, masyarakat harus waspada dan berhati-hati, kalau ada ular di dalam rumah, silahkan laporkan ke petugas damkar terdekat," tutupnya.