TRIBUNSUMSEL.COM - Upacara Bendera Hari Senin merupakan kegiatan wajib bagi seluruh sekolah berbagai jenjang di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Upacara bendera Hari Senin bukan hanya kegiatan rutin, melainkan sarana pendidikan karakter yang penting. Melalui upacara, peserta didik belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.
Penaikan Bendera Merah Putih, pembacaan Teks Pembukaan Undang-undang Dasar (UUD) dan Teks Pancasila merupakan sebagian dari rangkaian acara upacara hari Senin. Tak ketinggalan Amanat Pembina Upacara.
Kepala Sekolah atau Bapak/Ibu guru yang ditugasi akan menyampaikan arahannya pada amanat pembina.
Kali ini Tribunsumsel.com menyajikan Contoh Amanat Pembina Upacara Hari Senin di Sekolah Tentang Bullying untuk 2 Februari 2026 yang bisa jadi referensi bagi yang membutuhkan. Contoh amanat pembina upacara ini diolah dari laman scribd polsekjatitujuh276 nomor 828585353, diakses Sabtu 31 Januari 2026.
Assalamu’alikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua
Yang terhormat Bpk/Ibu Kepala Sekolah serta Guru dan staf yang saya hormati
Serta murid – murid yang saya sayangi
Pertama – tama marilah kita panjatkan ouji dan syukur ke hadirat Allh SWT yang senantiasa melimpahkan rahmat dan berkat-Nya sehingga kita dapat melaksanakan Upacara pada pagi ini, Senin 2 Februari 2026 dalam keadaan sehat Wal, afiat.
Pada kesempatan kali ini, Bpk/Ibu ingin menyampaikan beberapa pesan penting terkait Bullying atau Perundungan.
Bullying mungkin menjadi salah satu perbuatan tidak baik yang murid maupun guru dapat dilakukan secara sadar maupun tidak, oleh sebab itu, kita sepatutnya memahami apa itu bullying serta dampak negatifnya.
Bullying adalah tindakan maupun perilaku yang dilakukan untuk menyakiti seseorang baik sesama siswa, guru, dan sebagaimananya. Bullying dapat dilakukan secara perorangan maupun berkelompok dalam beberapa bentuk.
Pertama, bullying secara Fisik seperti memukul, menampar, memalak, atau meminta dengan paksa.
Kedua, bullying secara Verbal seperti memakai, menggosip, hingga mengejek.
Ketiga, bullying secara psikologis seperti mengintimidasi, mengucilkan, mengabaikan, dan mendiskriminasi.
Murid-murid yang saya banggakan
Bullying bukanlah perilaku yang tidak dibenarkan. Perilaku Bullying harus dihindari dan ditinggalkan karena memiliki dampak berbahaya bagi korban sebagai berikut :
Oleh sebab itu seluruh pihak harus memiliki kesadaran serta bahu membahu untuk mencegah terjadinya bullying di sekolah maupun di masyarakat.
Mari bersama-sama kita ciptakan lingkungan belajar yang nyaman serta jauh dari tindakan
Bullying.
Demikian amanat upacara yang dapat disampaikan semoga memberikan kebermanfaatan bagi diri kita terlebih kepada orang lain, Mohon maaf apabila ada kekurangan atau kata-kata Bpk/ibu yang kurang berkenan
Wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Shalom
Om Shanti shanti Shanti om
Namo Buddhaya.
Rahayu
Demikian ulasan Contoh Amanat Pembina Upacara Hari Senin di Sekolah Tentang Bullying, 2 Februari 2026.
Baca juga: 3 Contoh Amanat Pembina Upacara Hari Senin SMP, Singkat dan Jelas, Jadi Referensi
Baca juga: 2 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Bendera Hari Senin Untuk Anak SD, Tema Sopan Santun
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com