Hari Terakhir Pencarian Yasid di Bukit Mongkrang, Relawan Sempat Temukan Bau Menyengat & Lalat
January 31, 2026 02:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Operasi pencarian terhadap survivor pendaki hilang, Yazid Ahmad Firdaus (26), akan memasuki hari terakhir perpanjangan kedua pada Sabtu (31/1/2026). 

Upaya pencarian Yazid Ahmad Firdaus dilakukan oleh Tim SAR gabungan di kawasan Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Pada pencarian Yazid Ahmad Firdaus hari ke-13, Tim SAR akan memusatkan penyisiran di area yang belum sempat diperiksa hingga Jumat (30/1/2026), yakni wilayah di bawah Pos Tapak Nogo.

Baca juga: Deretan Barang yang Dibawa Yasid saat Naik Bukit Mongkrang, Cuma Kantongi Snack, Pakaian Serba Hitam

Upaya Vertical Rescue di Sekitar Pos 3

Sebelumnya, pada operasi hari ke-11, Tim SAR melakukan penyisiran di sekitar Pos 3 dengan metode vertical rescue.

Teknik ini digunakan untuk menjangkau medan tebing curam yang tidak dapat diakses melalui jalur pendakian biasa.

Pencarian diarahkan ke titik yang sempat terdeteksi sebagai sumber aroma oleh anjing pelacak (K9).

Kasubsi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tipe B Surakarta, Basuki, menyampaikan bahwa hasil awal pelacakan memang mengarah ke sekitar Pos 3.

“Hasil K9 ada indikasi diduga di sekitar Pos 3. Sempat tercium aroma, namun posisinya berada di tebing sehingga sulit dijangkau,” kata Basuki, Kamis (29/1/2026).

Namun setelah dilakukan penurunan untuk memastikan sumber bau, hasil pencarian masih nihil.

“Sudah kami cek, namun sumber bau semakin berkurang,” ujarnya.

Baca juga: Deretan Barang yang Dibawa Yasid saat Naik Bukit Mongkrang, Cuma Kantongi Snack, Pakaian Serba Hitam

PENDAKI MONGKRANG HILANG - Pendaki Yasid Ahmad Firdaus hilang di Bukit Mongkrang, Minggu (18/1/2026).
PENDAKI MONGKRANG HILANG - Pendaki Yasid Ahmad Firdaus hilang di Bukit Mongkrang, Minggu (18/1/2026). (Instagram/@bukitmongkrangofficial_)

Operasi Diperkuat Relawan Wanadri

Operasi pencarian turut diperkuat oleh berbagai unsur relawan, salah satunya komunitas rescue hutan dan gunung asal Bandung, Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung (Wanadri).

Dalam operasinya, Wanadri menerapkan metode play camp, yakni teknik berkemah di titik-titik tertentu selama beberapa hari untuk memperluas jangkauan pencarian di medan yang luas dan sulit dijangkau.

Sebanyak enam Search and Rescue Unit (SRU) dengan total sekitar 100 personel dikerahkan dalam operasi pencarian.

Namun hingga penutupan pencarian pada pukul 17.00 WIB, belum ditemukan petunjuk baru yang mengarah pada keberadaan korban.

Baca juga: Pencarian Yasid Ahmad Firdaus di Bukit Mongkrang Direncanakan 7 Hari, Dugaan Korban Pindah Jalur

PENDAKI MONGKRANG HILANG - Yasid Ahmad Firdaus (26), warga Karanganyar, dilaporkan hilang saat mendaki Bukit Mongkrang, Tawangmangu. Ia mendaki bersama tiga rekannya, namun tidak kembali ke basecamp setelah turun gunung.
PENDAKI MONGKRANG HILANG - Yasid Ahmad Firdaus (26), warga Karanganyar, dilaporkan hilang saat mendaki Bukit Mongkrang, Tawangmangu. Ia mendaki bersama tiga rekannya, namun tidak kembali ke basecamp setelah turun gunung. (BPBD)

Sempat Ada Bau Menyengat

Relawan sempat menemukan indikasi berupa bau menyengat dan keberadaan lalat di salah satu titik pencarian.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, indikasi tersebut dipastikan tidak berkaitan dengan keberadaan survivor.

“Bau yang sempat dicurigai ternyata berasal dari kotoran babi,” kata Basuki.

Operasi pencarian akan dievaluasi setelah hari terakhir perpanjangan kedua selesai dilaksanakan, dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan seluruh personel di lapangan.

(TribunTrends.com/Talitha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.