Tampang Perampok Bos Sate Kambing yang Bunuh Anak 6 Tahun di Boyolali, Masih Tetangga Korban
January 31, 2026 02:38 PM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Inilah tampang perampok keji yang merampok rumah bos sate kambing di Dukuh/Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Boyolali, Jawa Tengah.

Anak usia enam tahun inisial AO yang merupakan putri dari pemilik rumah menjadi korban meninggal dalam peristiwa ini.

Setelah sempat buron, pelaku berinisia AG (30) akhirnya tertangkap.

Penangkapan ini telah dibenarkan oleh Kapolres Boyolalu, AKBP Indra Maulana.

Dari keterangan kerabat korban bernama Wahyudi (60), sosok AG ternyata bukanlah orang asing.

PERAMPOK SADIS DI BOYOLALI - Kolase potret pelaku perampokan dan korban yang baru berusia 6 tahun (Youtube/Tribunnews/Instagram Tribun Solo)

AG merupakan tetangga korban sendiri, satu desa namun beda RT.

"Warga Pengkol juga. Hanya beda RT," ujar Wahyudi.

Baca juga: Bukan Perampokan, Pakar Soroti Motif Pelaku Habisi Anak Politisi PKS Cilegon, Mau Incar Pihak Lain?

Kerabat merasa heran lantaran selama ini hubungan antara korban dan AG terjalin dengan baik.

Istri AG disebut sering main ke rumah korban.

"Bahkan istrinya terduga pelaku ini sering main ke sini (rumah korban)," tambah Wahyudi.

Motif Tersangka Masih Didalami

Pelaku yang melakukan perampokan keji di Dukuh Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede tertangkap. 

Dia diamankan di wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Penangkapan ini dibenarkan Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana. 

Polisi kini sedang mendalami terkait motif dari pelaku. 

Sementara itu, terkait adanya tersangka lain, polisi memastikan saat ini hanya satu orang yang diamankan. 

Dia adalah AG, usia 30 tahun. 

Namun, adanya keterlibatan orang lain dalam kasus ini juga masih didalami. 

“Untuk motif dan lain-lain, harap sabar, masih dalam proses pendalaman lebih lanjut,” pungkas AKBP Indra Maulana.

Baca juga: Drama Perampokan di Boyolali: Komplotan Nyamar Jadi Polisi, Gelar Penggerebekan Palsu Lalu Curi Uang

Anak Usia 6 Tahun Jadi Korban

AO anak bos sate kambing yang masih berusia 6 tahun menjadi korban meninggal dalam peristiwa ini.

Ibunya, Daryanti (34), sempat histeris ketika pertama kali ditemukan oleh kerabat.

Dikutip dari Tribun Solo, Ngatirin menjadi orang pertama dari pihak keluarga yang datang ke rumah korban setelah mendapat telepon darurat dari Purwanto, suami Daryanti.

Pada saat peristiwa yang terjadi Kamis (29/1/2026) ini, Purwanto sedang berada di Kalimantan Barat.

Purwanto mendapat kabar dari istrinya lalu langsung menelepon Ngatirin, memintanya untuk langsung cek kondisi di rumah Daryanti.

"Istri itu (istrinya Ngatirin) dibel sama suaminya korban (Purwanto). Saya disuruh ke rumahnya sini, pokoknya gawat," kata Ngatirin.

Baca juga: Penyebab Pembunuh Anak Politisi PKS Nyambi Jadi Perampok Meski Gaji Fantastis, Isi HP Ungkap Tekanan

PERAMPOKAN SADIS DI BOYOLALI - Kolase suasana rumah bos sate kambing yang dirampok pada Kamis (29/1/2026), anak 6 tahun jadi korban
PERAMPOKAN SADIS DI BOYOLALI - Kolase suasana rumah bos sate kambing yang dirampok pada Kamis (29/1/2026), anak 6 tahun jadi korban (TikTok/@merbabu.snow.wash)

"Isterinya gawat-gawat. Saya langsung kesini," imbuhnya.

Sesampainya di rumah korban, Ngatirin menemukan kondisi Daryanti sudah dalam kondisi terluka.

Wajahnya pucat, namun ia masih bisa mengumpulkan kekuatan.

Dengan sisa tenaga, Daryanti berkata histeris menunjuk ke kamar mandi, bilang bahwa anaknya ada di sana.

Ngatirin menuturkan, Daryanti memintanya untuk segera menyelamatkan anaknya yang berada di kamar mandi.

"Olin neng kamar mandi, Olin neng kamar mandi (Olin di kamar mandi) gitu," kata Ngatirin menirukan ucapan Daryanti.

Mendengar permintaan tersebut, Ngatirin langsung berlari menuju kamar mandi.

Di dalam kamar mandi, Ngatirin menemukan keponakannya, Adisa Orlin (6), dalam kondisi sangat mengenaskan.

Kepala korban diketahui berada di dalam ember yang terisi penuh air.

Dengan harapan korban masih bisa diselamatkan, Ngatirin segera mengangkat tubuh keponakannya agar air di dalam tubuhnya bisa keluar.

WARGA BERKUMPUL. Rumah diduga korban perampokan di Pengkol, Karanggede, Boyolali pada Kamis (29/1/2026). Satu orang anak diketahui meninggal.
WARGA BERKUMPUL. Rumah diduga korban perampokan di Pengkol, Karanggede, Boyolali pada Kamis (29/1/2026). Satu orang anak diketahui meninggal. (TribunSolo/Tri Widodo)

Namun, harapan tersebut pupus.

Baca juga: Perampok di Thailand Tewas Kehabisan Darah Saat Kabur Usai Bobol Rumah Warga

"Namun begitu diletakkan di lantai, sudah nggak bernyawa," ungkapnya dengan suara terbata.

Setelah memastikan kondisi anaknya, Ngatirin kembali berusaha menolong Daryanti yang keadaannya semakin melemah.

"Saya langsung nulungi ibune genti," tutup Ngatirin.

Korban Bos Sate Kambing

Korban peristiwa rampok sadis ini merupakan bos sate kambing yang tinggal di Dukuh/Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Boyolali.

Daryanti tinggal di rumah bersama dua anak perempuannya, sementara sang suami di Kalimantan Barat untuk menjalankan bisnis sate kambing mereka.

Rumah korban terbilang besar dan megah.

Meski berada di tengah kampung, rumah tersebut memiliki jarak dengan rumah tetangga.

Ilustrasi perampokan
Ilustrasi perampokan (TribunBali/Ist)

Di sisi kanan dan kiri rumah berwarna krem itu terdapat kebun jati.

Begitu pula bagian depan dan belakang rumah korban yang juga berupa kebun jati.

Karena memiliki jarak dengan rumah tetangga dan dikelilingi pagar, tidak ada warga yang mengetahui atau mendengar teriakan saat peristiwa berdarah tersebut terjadi.

Baca juga: Profil Saif Ali Khan, Suami Kareena Kapoor Ditusuk 6 Kali oleh Perampok, Bintang Film Kal Ho Naa Ho

Hanya terdapat satu rumah tetangga, itu pun masih berjarak sekitar 20 meter.

Rahmat Kristiono, salah satu tetangga korban, mengaku meski jaraknya cukup jauh, ia kerap melihat ibu korban.

“Saya kerap melihat ibunya di depan rumah, kadang bersih-bersih,” pungkasnya.

Korban dikenal sebagai istri bos kuliner sate kambing di Singkawang, Kalimantan. (Tribun Trends/Tribun Solo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.