Misteri Bercak Darah yang Ada di Tempat Tidur Lula Lahfah, Ada di Sprei & Tisu, Polisi: Sudah Kering
January 31, 2026 03:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Polisi mengungkap hasil pemeriksaan bercak darah yang ditemukan di kamar Lula Lahfah, selebgram yang ditemukan meninggal dunia. 

Temuan tersebut dipaparkan dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).

Dikutip dari Tribunnews.com, Kasubbid Bioser Puslabfor Bareskrim Polri AKP Irfan Rofik menjelaskan bahwa bercak darah ditemukan di dua lokasi, yakni pada seprai kasur kamar korban dan pada tisu yang telah dibuang ke tempat sampah.

Baca juga: CCTV Bukti Reza Arap Urus Lula Lahfah Sampai Akhir, Sempat Bawa Tim Dokter ke Apartemen Sang Pacar

Darah Sudah Lama Mengering

Berdasarkan hasil pemeriksaan forensik, darah yang ditemukan diketahui sudah dalam kondisi mengering dan bukan darah segar.

“Untuk darah yang ada di seprai dan tisu itu, kemungkinan darah sudah lama,” ujar Irfan Rofik.

Dari analisis karakteristik bercak darah, tim forensik menyimpulkan tidak ditemukan indikasi luka baru atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Irfan Rofik menyebutkan bahwa temuan bercak darah tersebut kemungkinan besar berasal dari kondisi biologis korban.

“Jadi kemungkinan saudari LL ini sedang datang bulan atau menstruasi,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa ciri-ciri darah yang ditemukan tidak menunjukkan adanya perdarahan akibat kekerasan fisik.

Baca juga: Total 44 Butir, Deretan Obat yang Ditemukan di Apartemen Lula Lahfah, Klozapin Hingga Citalopram

PENYEBAB KEMATIAN LULA LAHFAH - Polisi akan mendalami isu yang beredar di media sosial terkait dugaan overdosis yang dialami Lula Lahfah hingga berujung pada kematian.
PENYEBAB KEMATIAN LULA LAHFAH - Polisi akan mendalami isu yang beredar di media sosial terkait dugaan overdosis yang dialami Lula Lahfah hingga berujung pada kematian. (Kolase TribunTrends/Instagram)

DNA Korban Ditemukan pada Tabung Gas Pink

Selain bercak darah, Puslabfor juga mengungkap hasil pemeriksaan tabung gas berwarna pink yang ditemukan di lokasi kejadian.

Berdasarkan uji toksikologi, tabung tersebut diketahui mengandung gas Nitrous Oxide (N2O).

Pemeriksaan dilakukan dengan metode pembanding untuk memastikan jenis gas yang terdapat di dalam tabung tersebut.

Puslabfor Bareskrim Polri juga melakukan pemeriksaan DNA sentuhan (touch DNA) terhadap tabung gas tersebut. Dari hasil uji laboratorium, ditemukan profil DNA yang identik dengan korban.

“Pada satu buah tabung whipping itu muncul profil DNA saudari Lula Lahfah,” kata Irfan Rofik.

Tabung gas berukuran 2.050 gram tersebut kemudian dibandingkan dengan sampel DNA lain yang ditemukan di tempat kejadian perkara.

Baca juga: Sebelum Meninggal, Lula Lahfah Sambangi Kafe di Jaksel Bareng Sosok Inisial VA, Aktivitas Terekam

KEMATIAN LULA LAHFAH - Lula Lahfah ditemukan meninggal pada Jumat (23/1/2026). Sebelum meninggal, Lula Lahfah ternyata sempat menghapus 3 tato di tubuhnya.
KEMATIAN LULA LAHFAH - Lula Lahfah ditemukan meninggal pada Jumat (23/1/2026). Sebelum meninggal, Lula Lahfah ternyata sempat menghapus 3 tato di tubuhnya. (Instagram @lulalahfah)

Pencocokan dengan DNA Keluarga

Untuk memastikan identitas, tim forensik mencocokkan DNA dari bercak darah di seprai, kapas, dan tisu dengan sampel darah ayah korban, Muhammad Feroz.

“Kesimpulannya, bercak darah dan DNA sentuhan tersebut merupakan milik saudari LL dan identik dengan sampel darah ayahnya,” ujar Irfan.

Selain tabung gas, polisi mengamankan total 16 barang bukti yang ditemukan bersama jenazah Lula Lahfah.

Seluruh barang bukti tersebut masih menjalani pemeriksaan lanjutan guna melengkapi rangkaian penyelidikan.

(TribunTrends.com/Talitha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.