TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU – Kemenangan Persib Bandung atas Persis Solo dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 memantik rasa bangga dari kelompok pendukung setianya. Meski meraih hasil maksimal, perhatian terhadap performa lini depan tetap mengemuka usai laga tersebut.
Persib Bandung mampu menyelesaikan pertandingan di Stadion Manahan, Solo, dengan membawa pulang tiga poin berharga, 31 Januari 2026. Hasil ini diraih setelah Maung Bandung menaklukkan tuan rumah Persis Solo dalam duel ketat yang berlangsung sengit.
Satu-satunya gol pada laga tersebut dicetak oleh Andrew Jung pada menit ke-39. Gol tersebut menjadi pembeda dan memastikan Persib Bandung keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 0-1 dalam laga tandang itu.
Ketua Viking Distrik Indramayu, Muhajirin, mengungkapkan rasa bahagianya atas keberhasilan Persib Bandung mencuri poin penuh dari markas Persis Solo. Ia menilai kemenangan tersebut menjadi suntikan semangat bagi seluruh pendukung.
Menurut Muhajirin, tambahan tiga poin dari laga tandang tersebut membuat posisi Persib Bandung tetap aman di puncak klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Hingga saat ini, Persib Bandung telah mengoleksi total 44 poin.
"Tambahan tiga poin dari kemenangan di kandang lawan ini membuat kami bahagia, karena Persib tetap kokoh di puncak klasemen Liga 1," kata Muhajirin saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Sabtu (31/1/2026).
Meski demikian, Muhajirin menilai hasil positif ini tidak seharusnya membuat skuad Pangeran Biru cepat merasa puas. Pasalnya, jarak poin Persib Bandung dengan rival abadinya, Persija Jakarta, yang berada di posisi kedua klasemen sementara, hanya terpaut tiga poin.
Atas dasar itu, ia berharap jajaran pelatih Persib Bandung tetap melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim. Menurutnya, kemenangan tetap perlu dibarengi dengan pembenahan agar konsistensi bisa terjaga hingga akhir musim.
Dalam pandangannya, sektor yang perlu mendapat perhatian khusus adalah lini depan Maung Bandung. Muhajirin menilai barisan penyerang Persib Bandung masih belum optimal dalam memaksimalkan peluang yang tercipta sepanjang pertandingan.
Ia menjelaskan bahwa lini depan dan lini tengah Persib Bandung sebenarnya tampil cukup aktif. Selain mampu meredam serangan lawan, kedua lini tersebut juga kerap membangun alur serangan ke arah gawang Persis Solo yang dijaga oleh Vukašin Vraneš.
Namun demikian, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi catatan tersendiri. Beberapa peluang yang lahir belum mampu dikonversi menjadi gol tambahan yang seharusnya bisa mengamankan kemenangan lebih meyakinkan.
Meski begitu, Muhajirin tetap bersyukur atas gol tunggal Andrew Jung yang tercipta pada menit ke-39. Gol tersebut dinilainya berhasil memecah kebuntuan sekaligus memastikan Persib Bandung pulang membawa poin penuh dari Solo dan tetap bertahan di puncak klasemen.
"Semoga ada evaluasi ke depannya untuk lini depan Persib Bandung, sehingga lebih tajam untuk mencetak gol ke gawang lawan, karena sekarang (masih) tumpul untuk penyelesaian akhir," ujar Muhajirin.
Kritik Serupa dari Bobotoh
Persib Bandung tampaknya sedang melewati periode kemenangan dengan margin minimal, lagi senang menang tipis-tipis.
Dalam lima pertandingan terakhir, tim berjuluk Maung Bandung itu selalu mencatatkan gol dalam jumlah terbatas.
Dari rangkaian laga tersebut, empat pertandingan berhasil dimenangkan hanya dengan selisih satu gol, sementara satu laga lainnya harus berakhir imbang dengan skor 1-1.
Pola kemenangan irit gol ini bermula ketika Persib Bandung menjamu PSM Makassar pada 27 Desember 2025. Pada pertandingan tersebut, Persib sukses mengamankan tiga poin lewat kemenangan tipis 1-0.
Tren serupa berlanjut saat Persib bertandang ke markas Persik Kediri pada 5 Januari 2026. Dalam laga itu, kedua tim harus puas berbagi angka setelah duel berakhir dengan skor imbang 1-1.
Beberapa hari berselang, Persib kembali mencatat kemenangan tipis saat berhadapan dengan Persija Jakarta pada 11 Januari 2026. Duel klasik tersebut ditutup dengan skor 1-0 untuk keunggulan tim asal Bandung.
Kemenangan dengan margin minimal kembali terjadi ketika Persib menjamu PSBS Biak pada 25 Januari 2026. Pada pertandingan tersebut, Persib sekali lagi keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0.
Rangkaian hasil serupa ditutup pada laga Persis Solo kontra Persib Bandung yang digelar 31 Januari 2026. Dalam pertandingan itu, Maung Bandung kembali meraih kemenangan tipis dengan skor 0-1.
Rentetan kemenangan dengan skor ketat ini memunculkan kegelisahan di kalangan Bobotoh. Melalui kolom komentar Instagram resmi klub setelah laga Persis kontra Persib, para pendukung menyampaikan sorotan mereka terhadap produktivitas lini serang Persib.
Sebagian Bobotoh mengakui rasa syukur atas raihan kemenangan. Namun, di sisi lain, muncul kekhawatiran terkait ketajaman sektor depan Persib yang dinilai belum maksimal.
“Dari kemarin menang tipis terus ya,” kata @luthfi***.
“Moal balanja deui striker nu hade ieu teh (tak akan beli striker yang bagus?),” tulis @efuls***.
“Kuraaang sib ah, tapi gapapa 3 point nuhun sayangg,” kata @caca***.
“Serius sib lini depan sebapuk ini cukup? Cukup bikin istigfar,” kata @3ana***.
“Segini juga uyuhan euy pendapat abi mah masih butuh pemaen no 10 sini euy,” kata @bangriz***.
“Lawan juru kunci ngan 1 gol, 3 pertandingan 3 gol, laina beli penyerang malah meli bek, ripuh ah sibb sibb,” kata @hujat***.
“Kok jadi khawatir ya sama lini depan Persib. Apalagi mau melangkah di Asia. Apa karena januari jadi cuma 1 golnya. Dong gomana dong,” kata @ronut***.