Tender Pembangunan RSUDYA Tahun 2025 Dibatalkan, Irpannusir: Sepakat Dianggarkan Kembali 2026
January 31, 2026 09:34 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan 

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Tender pembangunan lanjutan RSUD Yulidin Away Tapaktuan senilai Rp15,9 miliar, yang bersumber dari sisa anggaran pembangunan tahun 2024, pernah dibatalkan oleh Pemerintah Aceh pada tahun anggaran 2025.

Pembatalan tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat.

Hal ini mengingat rumah sakit ini berstatus sebagai rujukan regional yang melayani empat daerah sekaligus, yakni Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, Aceh Singkil, dan Subulussalam.

Menanggapi itu, Ketua Forum Bersama (Forbes) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Daerah Pemilihan (Dapil) 9, Irpannusir menegaskan, bahwa pihaknya telah membahas persoalan tersebut bersama Dinas Kesehatan Aceh, Komisi V DPRA, dan anggota DPRA dari Dapil 9.

Menurutnya, dalam pertemuan itu disepakati bahwa pembangunan rumah sakit wajib kembali dianggarkan pada tahun 2026. 

Bahkan, pihak legislatif meminta agar penganggaran dilakukan hingga tahap fungsional, sehingga fasilitas yang dibangun dapat langsung dimanfaatkan masyarakat.

Baca juga: Plafon Ruang Rawat Inap RSUDYA Ambruk, Butuh Rehab, Komisi IV DPRK Aceh Selatan Siap Mendukung 

“Waktu duduk bersama Dinas Kesehatan, Komisi V DPRA dan DPRA Dapil 9, kita sepakat tahun 2026 wajib dianggarkan,” katanya. 

“Kita minta sampai tahap fungsional supaya bisa langsung digunakan,” ujar Irpannusir kepada Serambinews.com, Sabtu (31/1/2026).

Ia mengatakan, pihaknya akan mengawal proses tersebut dengan mengecek langsung dokumen APBA 2026. 

Jika anggaran belum tercantum, DPRA akan mendorong Pemerintah Aceh melalui Dinas Kesehatan dan Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) untuk kembali mengusulkannya melalui skema anggaran perubahan.

“Kita akan cek di APBA 2026. Kalau belum muncul, tentu kita dorong lagi supaya diusulkan dalam anggaran perubahan yang kemungkinan dibahas lebih cepat,” tegasnya.

Menurut Ketua Forbes, pembangunan lanjutan RSUD Yulidin Away dinilai sangat krusial untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah Barat Selatan Aceh, sekaligus mengurangi beban rujukan pasien ke luar daerah. 

Baca juga: Irpannusir Minta Gubernur Copot Pejabat yang Batalkan Paket Pekerjaan RSUDYA 

“Kita berharap komitmen penganggaran benar-benar direalisasikan oleh Pemerintah Aceh agar pelayanan kesehatan regional dapat berjalan optimal,” pungkasnya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.