Robotic Surgery: National Hospital Surabaya Luncurkan Teknologi Bedah MP1000
January 31, 2026 08:32 PM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA – National Hospital Surabaya di Jawa Timur (Jatim), resmi memperkenalkan teknologi bedah terbaru, Edge Medical MP1000 Multi-port Endoscopic Surgical Robot System, Sabtu (31/1/2026).

Inovasi robotic surgery ini hadir, untuk meningkatkan presisi tindakan medis sekaligus menekan risiko komplikasi bagi pasien di Indonesia.

Teknologi berbasis laparoskopi canggih ini, memungkinkan tim dokter melakukan prosedur bedah kompleks dengan tingkat akurasi yang melampaui metode konvensional.

Meski menggunakan sistem robotik, kendali penuh tetap berada di tangan dokter spesialis melalui konsol kontrol khusus.

Cara Kerja dan Keunggulan Edge Medical MP1000

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi National Hospital, dr Robert Hunan Purwaka, Sp.OG, D.MAS, F.MIS, menjelaskan kepada SURYA.co.id, bahwa sistem ini terdiri dari konsol bedah, tower monitor dan lengan robotik.

Dokter mengoperasikan instrumen menggunakan joystick, yang memberikan sensasi nyata seperti menyentuh jaringan tubuh secara langsung.

Berikut adalah keunggulan utama dari penggunaan teknologi robotic surgery MP1000:

  • Presisi Ekstrem: Akurasi pergerakan mesin mencapai di atas 99 persen, di mana setiap gerakan tangan dokter diterjemahkan secara identik oleh robot tanpa getaran.
  • Efisiensi Waktu: Mampu memangkas durasi operasi kompleks hingga 50 persen, misalnya dari 10 jam menjadi hanya 5 jam.
  • Minim Trauma: Luka sayatan lebih kecil sehingga pendarahan jauh lebih sedikit dan risiko infeksi dapat diminimalisir.
  • Pemulihan Cepat: Kerusakan jaringan yang minimal berdampak langsung pada proses penyembuhan pasien yang jauh lebih singkat.

Transformasi Bedah di Berbagai Bidang Medis

Kehadiran teknologi ini, menjadi solusi bagi berbagai spesialisasi kedokteran yang membutuhkan ketelitian tinggi.

dr. Robert menegaskan, bahwa sistem robotik membantu dokter membedakan jaringan sehat dan jaringan sakit secara visual dengan lebih tajam.

Penerapan operasional robotic surgery ini mencakup beberapa bidang utama:

  • Obstetri dan Ginekologi: Operasi pengangkatan rahim, miom, kista, hingga kasus perlengketan kompleks.
  • Bedah Digestif: Penanganan usus buntu, batu empedu, gangguan liver, pankreas, hingga pemotongan lambung.
  • Urologi: Prosedur bedah pada prostat dan ginjal yang membutuhkan detail anatomi yang rumit.

Masa Depan Bedah Robotik di Indonesia

Investasi teknologi oleh National Hospital Surabaya ini, menandai era baru dunia kedokteran di Indonesia.

Dengan reduksi risiko yang signifikan dibandingkan tindakan manual, teknologi ini diharapkan menjadi standar baru dalam pelayanan kesehatan premium.

"Kami bisa mengambil jaringan yang sakit tanpa merusak jaringan yang sehat. Risiko yang masih ada pada tindakan manual bisa direduksi lebih jauh dengan teknologi robotik," pungkas dr Robert.

Hal ini mempertegas posisi Indonesia dalam mengadopsi tren medis global, demi kualitas hidup pasien yang lebih baik.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.