TRIBUNWOW.COM - Persis Solo resmi mendatangkan amunisi anyar untuk memperkuat lini pertahanan mereka di putaran kedua Super League musim 25/26.
Ia adalah Andrei Alba, diimpor dari klub SC Delhi yang menghuni Liga 1 India.
Baca juga: Bobotoh Geruduk Persib Bandung meski Menang Lawan Persis Solo, Evaluasi dan Sorot Tajam 1 Hal
Perjalanannya di Persis Solo terbilang akan terjal, sebab klub berjuluk Laskar Sambernyawa itu kini masih terpuruk di dasar klasemen.
Kendati demikian, Andrei Alba mengungkapkan dirinya bakal berusaha sebaik mungkin untuk membawa tim lolos dari degradasi.
“Prioritas pertama saya adalah memperbaiki posisi di klasemen dan berusaha mengumpulkan sebanyak mungkin poin di tiap pertandingan."
"Saya akan berjuang sekuat tenaga agar klub ini berada di klasemen lebih baik,” tuturnya dikutip dari situs resmi klub pada Jumat (30/1/2026).
Pengumuman masuknya sang pemain ke Persis Solo itu dikabarkan di Insatagram resmi klub pada Jumat (30/1/2026).
"Pejuang lain dari Brasil sudah resmi di sini
Mari berjuang bersama, Andrei Alba!," tulis Persis Solo.
Baca juga: Sosok Leon Goretzka, Gelandang Senior Bayern Munchen yang Akan Meninggalkan Klub di Musim Panas
Sosok Andrei Alba
Andrei Alba merupakan pemain kelahiran Florianópolis, Brasil pada 14 Januari 1995.
Pemain yang juga berdarah Italia itu meniti kariernya di klub asal Brasil bersama Chapecoense U20 pada 2016 lalu atau saat usianya menginjak 21 tahun.
Setelahnya ia langsung digaet klub Serie A Liga Brasil, yakni Chapecoense dan memulai debutnya pada 5 Juni 2016 melawan Fluminense selama 52 menit.
Namun, sayangnya debutnya itu juga menjadi satu-satunya pertandingan Andrei di musim itu.
Kendati demikian, di sana ia kecipratan hoki saat klubnya berhasil memenangi gelar juara Copa Sudamericana musim 15/16.
Minimnya pertandingan yang dipercayakan pada sang pemain membuat dirinya memutuskan turun kasta ke Serie D bersama Sobradinho, namun sayangnya juga masih belum banyak dimainkan.
Ia justru baru banyak diturunkan ketika hijrah ke Liga Albania bersama Erzeni pada musim 23/24.
Di sana ia sukses mengemas 29 pertandingan di satu musim dengan total 2.257 menit bermain.
Setelah bermain di Albania, ia baru memberanikan diri untuk merumput kembali di luar negeri, tepatnya di Liga India bersama Hyderabad.
Perutungannya cukup baik di sana, Andrei sukses menuntaskan 21 laga dengan torehan 3 gol dan 1 asis selama 1.811 menit bermain.
Catatan tersebut terbilang yang paling moncer di sepanjang kariernya.
Pemain dengan 184 cm itu kemudian diundang ke SC Delhi untuk memperkuat skuad di musim ini, namun Liga India sendiri kini sedang mengalami goncangan karena tidak adanya sponsor yang masuk di sana.
Alhasil, pertandingan musim ini tidak kunjung dihelat, sehingga menyisakan nasib yang tidak jelas untuk para pemain.
Kini nilai pasar Andrei mencapai Rp3,91 miliar.
Baca juga: West Ham Minat Datangkan Bek Chelsea yang Tak Dapat Menit Bermain, Sebelumnya Dipinjam Aston Villa
Profil Andrei Alba
Tanggal lahir/umur: 14 Januari 1995 (31 tahun)
Tempat lahir: Florianópolis, Brasil
Tinggi badan: 1,84 m
Kewarganegaraan: Brasil, Italia
Posisi: Gelandang bertahan
Kaki dominan: Kanan
Agen pemain: AMA Sport Solution
Klub saat ini: PERSIS Solo
Bergabung: 30 Januari 2026
Kontrak berakhir: —
Baca juga: Cetak Gol Debut, Gelandang 19 Tahun Jadi Pahlawan Kemenangan Aston Villa Lawan RB Salsburg
Statistik Berdasarkan Klub
KF Erzeni: 29 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 2.257 menit bermain
Hyderabad FC: 21 pertandingan, 3 gol, 1 assist, dan 1.811 menit bermain
Sociedade Esportiva do Gama (DF): 14 pertandingan, 0 gol, 1 assist, dan 967 menit bermain
Sobradinho Esporte Clube (DF): 8 pertandingan, 1 gol, 0 assist, dan 479 menit bermain
Concórdia Atlético Clube: 8 pertandingan, 1 gol, 0 assist, dan 644 menit bermain
Operário Futebol Clube: 8 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 490 menit bermain
Hercílio Luz Futebol Clube: 5 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 99 menit bermain
Associação Chapecoense de Futebol: 4 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 252 menit bermain
Sporting Club Delhi: 3 pertandingan, 1 gol, 2 assist, dan 270 menit bermain
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Airlangga/Afifah Alfina)